Artikel · Baso Basri · Cerpen · Cinta · Cowok Dan Cewek · Diary Ku · Karya · Karya tulis · Konsep · Mantan Pacar · Pacaran · Patah Hati · Wanita

PENGEN JADI PENULIS


Awalnya dari hooby saya yang iseng-iseng buat puisi, eeh tapi keterusan deeh, akhirnya jadi suka nulis, setelah aku tunjukin beberapa puisi ketemen-temen aku, ternyata mereka suka dan menyuruhku untuk membuat puisi lagi yang banyak, tapi setelah banyak nulis puisi, akhirnya, ku cobalah untuk buat cerpen, walaupun masih banyak belajar, Hee…

Cerpen ini mash belum jadi masih seperapat bagian, dibaca yaah?? kalo ada yang kurang tolong di komentar..terima kasih…

CINTAKU YANG TELAH PERGI

Tidak terasa sekarang aku sudah lulus SMP dan akan melanjutkan ke tingkat SMK sehingga aku masuk di SMKN ternama diwillayahku yaitu SMKN 63 Jakarta, Namaku Bumi, sejak SMP aku belum pernah yang namanya pacaran dengan serius, semua pacarku terdahulu aku anggap sebagai teman sepi ku yang mengisi waktuku disaat aku sendirian, awalnya semua berjalan seperti biasa saja ketika teman SMP ku yang bernama Lastria yang masuk ke SMKN 21 main ke rumahku, dan secara tidak sengaja memperlihatkan sebuah foto teman sekelasnya yang begitu cantik, memang begitu cantik sehingga pertama ku melihat fotonya ku langsung kagum dan hatiku begitu berdebar, sontak saja ku langsung bertanya pada Lastria “foto siapa ini Las?” tanyaku, lalu Lastria kemudian diam sejenak dan bertanya balik padaku “kenapa emang nya Lo suka yah ma dia?” tanya nya “Hhee..engga Las gw Cuma suka aja liat dia, manis yah anaknya” jawabku agak gugup, padahal secara diam-diam aku menyimpan semua foto cewek itu dalam komputerku, tanpa sepengetahuan Lastria, Hhee…kemudian kita melanjutkan lagi obrolan kita tentang sekolah baru kita masing – masing.

Setelah agak lama kita ngobrol, aku kembali bertanya pada Lastria tentang cewek yang difoto tersebut. “eh Las, gw masih penasaran deh sama cewek tadi, siapa sih dia?” tanyaku penasaran, “Hahaha dasar lo Bumi, kalo suka bilang aja” jawabnya dengan nada yang menyindir, huuuuu langsung saja muka ku merah begitu dia bilang begitu. “ayo donk Las kasih tau gw, dia siapa? Kalo bisa kenalain donk ke gw?”, Hhee tanyaku lagi penuh harapan. Akhirnya setelah sekian kali aku bujuk, Lastria mau memberi tau siapa cewek cantik difoto itu ! “waaahh inilah saat yang dari tadi ku tunggu-tunggu” bisik ku dalam hati. “Namanya Putri” Jawab Lastria singkat. Nama yang begitu cantik persis seperti orangnya, sungguh ku terpesona oleh kecantikannya…

Saat itu lah aku jadi sering bertanya pada Lestria tentang Putri, siapa dia? dimana alamatnya? dan berapa no HP nya?..!!! begitu lah beberapa pertanyaan yang aku ajukan Lestaria tentang cewek yang membuat hatiku berdebar-debar itu. Setelah tau alamat dan no Hp nya, ku coba untuk sms dia, waktu itu kira-kira jam 22.45 dan aku sms Putri dengan kata “Konbanwa Oyasuminasai” yang artinya Selamat Malam dan Selamat Tidur, begitulah bunyi sms pertama kali yang ku kirim ke pesan dia. Masih teringat jelas dalam pikiranku sms pertamaku yang ku kirim di Hp Putri. Yaah walaupun saat itu juga pesanku ga di bales sama dia, tapi aku udah seneng banget bisa sms dia. Selang beberapa hari ku coba untuk sms dia lagi dengan kata-kata Jepang seperti waktu pertama kali ku sms dia, tapi kali ini ku sms dia bukan untuk mengucapkan selamat malam ataupun selamat tidur, namun aku sms dia dengan sebuah puisi dalam bahasa Jepang yang artinya “Kau Seperti Peri di malam hariku, begitu cantik sehingga aku selalu terlelap dalam mimpiku, kau begitu indah dalam khayalku membuat ku ingin mengenalmu”

Tidak lama setelah aku sms dia dengan kata seperti itu akhirnya ada balesan sms dari No dia “mav ni cpa yah?” begitulah kata dia, saat itu juga hatiku langsung berdebar-debar, padahal baru dapat smsnya saja tapi aku sudah senang sekali, akhirnya aku beranikan diri untuk berkenalan dengannya “Nama gw Bumi, ini Putri yah?” tanyaku “Oh, Lo Bumi temen’e Lastria yah?” Jawabnya, Alangkah kagetnya aku ketika dia bilang begitu “Loh ko tau sih kalo gw temennya Lastria?” tanyaku lagi, “iya taulah” Jawabnya singkat, begitulah awalnya sampai kita lama-kelamaan sering smsan dan telpon-telponan, ( Terima kasih yah Lestria, Hhee..Bisikku dalam hati ).

Karena begitu penasarannya aku dengan Putri akhirnya pada suatu malam aku bersama teman dekatku Rafly pergi untuk sekedar melihat lihat dan ingin tau rumahnya Putri, ternyata mencari rumahnya Putri tidak semudah yang ku bayangkan, muter sana muter sini tapi hasilnya aku belum tau pasti yang mana rumahnya Putri, akhirnya karena sudah larut malam aku dan Rafly memutuskan untuk pulang walaupun tidak bertemu rumahnya Putri tapi setidaknya aku sudah tau wilayah rumah Putri. Besoknya aku coba untuk sms putri dan bertanya langsung dimana alamat rumahnya dia. Setelah diberi tau akhirnya aku sedikit dapat informasi bahwa rumahnya itu masih agak jauh dari tempat aku mencarinya semalam.

Tidak terasa sudah 1 bulan aku mengenal sosok Putri, bisa dibilang aku sudah lumayan akrab dengan dia, tapi dibalik keakraban ku dengan dia, sebenarnya kini aku mulai abrab dengan temannya Putri, Febry namanya. Aku pun kenal dengan Febry dari Lastria. Febry anak yang menyenangkan, anaknya asik dan mudah bergaul. Sedikit demi sedikit aku pun mulai dapat banyak informasi tentang Putri dari Febry. Dan disuatu hari Febry sms aku dan mengatakan bahwa sebenarnya Putri sudah punya pacar, namanya Indra. “Bumi, sory neh sebelumnya tapi gw pengen ngasih tau lo satu hal…sebenarnya Putri udah punya Cowok, namanya Indra.” Inilah pesan sms yang ku terima dari Febry. Setelah baca sms darinya tubuhku seperti tak berdaya, lemas rasanya seperti mau pingsan, ga tau kenapa tapi dadaku terasa amat menyakitkan, seperti inikah rasanya patah hati…

Malamnya aku coba untuk sms Putri dan minta kejelasan darinya apakah benar selama ini dia sudah punya pacar? Dan benar saja jawaban Putri memang seperti yang ku kira, “Muph yah Bumi, sebener’e Q udh punya pcar” Jawab Putri. Aku trdiam saat dia bilang seperti itu tubuhku langsung kaku tak berdaya, Huuuuuufftt aku coba untuk menghela nafas panjang untuk menenangkan diriku, mungkin ini memang salahku dari awal ga pernah bertanya padanya apakah dia sudah punya pacar atau belum. Dengan berat hati ku coba untuk terima keadaan yang sebenarnya bahwa seseorang yang selama ini ku kagumi ternyata sudah ada yang punya.

Hari demi hari berjalan tidak seperti sebelumnya, setelah kejadian itu semuanya terlihat berbeda, ada perasaan yang menganjal dihatiku, walaupun kita masih jaga komunikasi tapi tetap saja hatiku berat untuk dekat dengan Putri. Tapi karena kepolosan dan kemanjaan dia lama-kelamaan aku sudah benar-benar tenang dan menerima semua kejadian ini. Putri memang bisa buat hatiku tenang. Akhirnya kita bisa dekat seperti semula walaupun aku harus menjaga jarak untuk kedekatan kita ini, karena aku ga mau ada yang tersakiti. Bahkan tidak jarang aku jadi teman curhat Putri, Putri sering curhat tentang keluarga ataupun teman-temannya dan masih banyak lagi curhatan Putri yang ia ceritakan terutama soal Indra, saat dia lagi dirundung masalah atau pun saat dia lagi bahagia, aku selalu setia mendengar dan mencari solusi yang baik untuk dia. Setelah kita sudah saling kenal, ternyata Putri punya feeling terhadapku, betapa senang dan gembiranya hatiku saat itu, akhirnya kita sepakati untuk kopi darat alias ketemuan.

Tak terasa besok sudah tahun baru, aku dan teman-temanku Rafly, Zeck dan teman 1 Band ku merencanakan untuk merayakannya ditempatku, acaranya cukup sederhana yaitu hanya bakar-bakaran ayam dan sebagainya, walaupun hanya sederhana tapi kita larut dalam keceriaan bersama. namun ditengah keceriaaan itu hatiku merasakan kegundahan tentang Putri, dalam hati ini aku selalu bertanya-tanya “pasti saat ini Putri sedang bersama Indra?” pikirku dalam hati. Memang malam itu sedang turun hujan dan benar saja saat temanku Zeck sms Putri ternyata dia memang bersama Indra sedang berteduh disuatu tempat. Disaat itulah perasaanku tiba-tiba terasa sakit, “apa ini yang namanya CEMBURU?” tanyaku dalam hati. Tapi yah sudahlah aku ga bisa berbuat apa-apa karena aku berpikir mungkin saat ini Putri sedang have fun bersama Indra. “Bumi, Lo kenapa kok sedih gitu mukanya?” tanya Zack membuyarkan lamunanku. “Tau neh dari tadi bengong mulu?” tanya Rafly yang tiba-tiba muncul. “Gw ga apa-apa ko” Jawabku singkat. “Lo pasti mikirin Putri kan?” tanya Zack “Hhuuu sok tau neeh” Jawabku lagi. “Hmm tinggal bilang aja kalo lagi mikirin Putri” tanya Rafly lagi dengan nada yang menyindir. Yah memang mereka berdua sudah tau kalau aku suka sama Putri, mau gimana lagi. Akhirnya dengan muka yang memerah aku pergi meninggalkan mereka yang asik membakar jagung ke tempat duduk untuk memainkan gitar. “Huu Dasar, ga ngerti perasaan orang” gumamku dalam hati. Akhirnya aku coba untuk bernyanyi-nyanyi sedikit untuk mencoba membuyarkan lamunanku tentang Putri, tapi tetap saja Putri selalu masuk dalam pikiranku sehingga tanpa sadar aku bernyanyi dan menciptakan sebuah lirik untuknya. “Suara Angin Yang Berhembus, Seperti Teringat Padamu Putri, Dimanakah Engkau Berada? Saat Ini Kau Sedang Bersamanya, Apakah Disana Kau Mengingatku Sepertiku Disini Yang Kini Memikirkanmu, Taukah Kamu Sebenarnya Saat Ini Ku Ingin Kau Menemaniku Dalam Gelapnya Hujan Yang Menakutiku.”

Bersambuung…

Tidak terasa sekarang aku sudah lulus SMP dan akan melanjutkan ke tingkat SMK sehingga aku masuk di SMKN ternama diwillayahku yaitu SMKN 63 Jakarta, Namaku Bumi, sejak SMP aku belum pernah yang namanya pacaran dengan serius, semua pacarku terdahulu aku anggap sebagai teman sepi ku yang mengisi waktuku disaat aku sendirian, awalnya semua berjalan seperti biasa saja ketika teman SMP ku yang bernama Lastria yang masuk ke SMKN 21 main ke rumahku, dan secara tidak sengaja memperlihatkan sebuah foto teman sekelasnya yang begitu cantik, memang begitu cantik sehingga pertama ku melihat fotonya ku langsung kagum dan hatiku begitu berdebar, sontak saja ku langsung bertanya pada Lastria “foto siapa ini Las?” tanyaku, lalu Lastria kemudian diam sejenak dan bertanya balik padaku “kenapa emang nya Lo suka yah ma dia?” tanya nya “Hhee..engga Las gw Cuma suka aja liat dia, manis yah anaknya” jawabku agak gugup, padahal secara diam-diam aku menyimpan semua foto cewek itu dalam komputerku, tanpa sepengetahuan Lastria, Hhee…kemudian kita melanjutkan lagi obrolan kita tentang sekolah baru kita masing – masing.

Setelah agak lama kita ngobrol, aku kembali bertanya pada Lastria tentang cewek yang difoto tersebut. “eh Las, gw masih penasaran deh sama cewek tadi, siapa sih dia?” tanyaku penasaran, “Hahaha dasar lo Bumi, kalo suka bilang aja” jawabnya dengan nada yang menyindir, huuuuu langsung saja muka ku merah begitu dia bilang begitu. “ayo donk Las kasih tau gw, dia siapa? Kalo bisa kenalain donk ke gw?”, Hhee tanyaku lagi penuh harapan. Akhirnya setelah sekian kali aku bujuk, Lastria mau memberi tau siapa cewek cantik difoto itu ! “waaahh inilah saat yang dari tadi ku tunggu-tunggu” bisik ku dalam hati. “Namanya Putri” Jawab Lastria singkat. Nama yang begitu cantik persis seperti orangnya, sungguh ku terpesona oleh kecantikannya…

Saat itu lah aku jadi sering bertanya pada Lestria tentang Putri, siapa dia? dimana alamatnya? dan berapa no HP nya?..!!! begitu lah beberapa pertanyaan yang aku ajukan Lestaria tentang cewek yang membuat hatiku berdebar-debar itu. Setelah tau alamat dan no Hp nya, ku coba untuk sms dia, waktu itu kira-kira jam 22.45 dan aku sms Putri dengan kata “Konbanwa Oyasuminasai” yang artinya Selamat Malam dan Selamat Tidur, begitulah bunyi sms pertama kali yang ku kirim ke pesan dia. Masih teringat jelas dalam pikiranku sms pertamaku yang ku kirim di Hp Putri. Yaah walaupun saat itu juga pesanku ga di bales sama dia, tapi aku udah seneng banget bisa sms dia. Selang beberapa hari ku coba untuk sms dia lagi dengan kata-kata Jepang seperti waktu pertama kali ku sms dia, tapi kali ini ku sms dia bukan untuk mengucapkan selamat malam ataupun selamat tidur, namun aku sms dia dengan sebuah puisi dalam bahasa Jepang yang artinya “Kau Seperti Peri di malam hariku, begitu cantik sehingga aku selalu terlelap dalam mimpiku, kau begitu indah dalam khayalku membuat ku ingin mengenalmu”

Tidak lama setelah aku sms dia dengan kata seperti itu akhirnya ada balesan sms dari No dia “mav ni cpa yah?” begitulah kata dia, saat itu juga hatiku langsung berdebar-debar, padahal baru dapat smsnya saja tapi aku sudah senang sekali, akhirnya aku beranikan diri untuk berkenalan dengannya “Nama gw Bumi, ini Putri yah?” tanyaku “Oh, Lo Bumi temen’e Lastria yah?” Jawabnya, Alangkah kagetnya aku ketika dia bilang begitu “Loh ko tau sih kalo gw temennya Lastria?” tanyaku lagi, “iya taulah” Jawabnya singkat, begitulah awalnya sampai kita lama-kelamaan sering smsan dan telpon-telponan, ( Terima kasih yah Lestria, Hhee..Bisikku dalam hati ).

Karena begitu penasarannya aku dengan Putri akhirnya pada suatu malam aku bersama teman dekatku Rafly pergi untuk sekedar melihat lihat dan ingin tau rumahnya Putri, ternyata mencari rumahnya Putri tidak semudah yang ku bayangkan, muter sana muter sini tapi hasilnya aku belum tau pasti yang mana rumahnya Putri, akhirnya karena sudah larut malam aku dan Rafly memutuskan untuk pulang walaupun tidak bertemu rumahnya Putri tapi setidaknya aku sudah tau wilayah rumah Putri. Besoknya aku coba untuk sms putri dan bertanya langsung dimana alamat rumahnya dia. Setelah diberi tau akhirnya aku sedikit dapat informasi bahwa rumahnya itu masih agak jauh dari tempat aku mencarinya semalam.

Tidak terasa sudah 1 bulan aku mengenal sosok Putri, bisa dibilang aku sudah lumayan akrab dengan dia, tapi dibalik keakraban ku dengan dia, sebenarnya kini aku mulai abrab dengan temannya Putri, Febry namanya. Aku pun kenal dengan Febry dari Lastria. Febry anak yang menyenangkan, anaknya asik dan mudah bergaul. Sedikit demi sedikit aku pun mulai dapat banyak informasi tentang Putri dari Febry. Dan disuatu hari Febry sms aku dan mengatakan bahwa sebenarnya Putri sudah punya pacar, namanya Indra. “Bumi, sory neh sebelumnya tapi gw pengen ngasih tau lo satu hal…sebenarnya Putri udah punya Cowok, namanya Indra.” Inilah pesan sms yang ku terima dari Febry. Setelah baca sms darinya tubuhku seperti tak berdaya, lemas rasanya seperti mau pingsan, ga tau kenapa tapi dadaku terasa amat menyakitkan, seperti inikah rasanya patah hati…

Malamnya aku coba untuk sms Putri dan minta kejelasan darinya apakah benar selama ini dia sudah punya pacar? Dan benar saja jawaban Putri memang seperti yang ku kira, “Muph yah Bumi, sebener’e Q udh punya pcar” Jawab Putri. Aku trdiam saat dia bilang seperti itu tubuhku langsung kaku tak berdaya, Huuuuuufftt aku coba untuk menghela nafas panjang untuk menenangkan diriku, mungkin ini memang salahku dari awal ga pernah bertanya padanya apakah dia sudah punya pacar atau belum. Dengan berat hati ku coba untuk terima keadaan yang sebenarnya bahwa seseorang yang selama ini ku kagumi ternyata sudah ada yang punya.

Hari demi hari berjalan tidak seperti sebelumnya, setelah kejadian itu semuanya terlihat berbeda, ada perasaan yang menganjal dihatiku, walaupun kita masih jaga komunikasi tapi tetap saja hatiku berat untuk dekat dengan Putri. Tapi karena kepolosan dan kemanjaan dia lama-kelamaan aku sudah benar-benar tenang dan menerima semua kejadian ini. Putri memang bisa buat hatiku tenang. Akhirnya kita bisa dekat seperti semula walaupun aku harus menjaga jarak untuk kedekatan kita ini, karena aku ga mau ada yang tersakiti. Bahkan tidak jarang aku jadi teman curhat Putri, Putri sering curhat tentang keluarga ataupun teman-temannya dan masih banyak lagi curhatan Putri yang ia ceritakan terutama soal Indra, saat dia lagi dirundung masalah atau pun saat dia lagi bahagia, aku selalu setia mendengar dan mencari solusi yang baik untuk dia. Setelah kita sudah saling kenal, ternyata Putri punya feeling terhadapku, betapa senang dan gembiranya hatiku saat itu, akhirnya kita sepakati untuk kopi darat alias ketemuan.

Tak terasa besok sudah tahun baru, aku dan teman-temanku Rafly, Zeck dan teman 1 Band ku merencanakan untuk merayakannya ditempatku, acaranya cukup sederhana yaitu hanya bakar-bakaran ayam dan sebagainya, walaupun hanya sederhana tapi kita larut dalam keceriaan bersama. namun ditengah keceriaaan itu hatiku merasakan kegundahan tentang Putri, dalam hati ini aku selalu bertanya-tanya “pasti saat ini Putri sedang bersama Indra?” pikirku dalam hati. Memang malam itu sedang turun hujan dan benar saja saat temanku Zeck sms Putri ternyata dia memang bersama Indra sedang berteduh disuatu tempat. Disaat itulah perasaanku tiba-tiba terasa sakit, “apa ini yang namanya CEMBURU?” tanyaku dalam hati. Tapi yah sudahlah aku ga bisa berbuat apa-apa karena aku berpikir mungkin saat ini Putri sedang have fun bersama Indra. “Bumi, Lo kenapa kok sedih gitu mukanya?” tanya Zack membuyarkan lamunanku. “Tau neh dari tadi bengong mulu?” tanya Rafly yang tiba-tiba muncul. “Gw ga apa-apa ko” Jawabku singkat. “Lo pasti mikirin Putri kan?” tanya Zack “Hhuuu sok tau neeh” Jawabku lagi. “Hmm tinggal bilang aja kalo lagi mikirin Putri” tanya Rafly lagi dengan nada yang menyindir. Yah memang mereka berdua sudah tau kalau aku suka sama Putri, mau gimana lagi. Akhirnya dengan muka yang memerah aku pergi meninggalkan mereka yang asik membakar jagung ke tempat duduk untuk memainkan gitar. “Huu Dasar, ga ngerti perasaan orang” gumamku dalam hati. Akhirnya aku coba untuk bernyanyi-nyanyi sedikit untuk mencoba membuyarkan lamunanku tentang Putri, tapi tetap saja Putri selalu masuk dalam pikiranku sehingga tanpa sadar aku bernyanyi dan menciptakan sebuah lirik untuknya. “Suara Angin Yang Berhembus, Seperti Teringat Padamu Putri, Dimanakah Engkau Berada? Saat Ini Kau Sedang Bersamanya, Apakah Disana Kau Mengingatku Sepertiku Disini Yang Kini Memikirkanmu, Taukah Kamu Sebenarnya Saat Ini Ku Ingin Kau Menemaniku Dalam Gelapnya Hujan Yang Menakutiku.”

One thought on “PENGEN JADI PENULIS

  1. curhat banget yaaaa . but keep up the sprit deh buat lanjutin curhatan nya :p

    >>> Jawab : Duuhh, hhe..Makasih Mer

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s