<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>BASO BASRI</title>
	<atom:link href="http://basobasri.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://basobasri.wordpress.com</link>
	<description>MENGGAPAI SUKSES....WELCOME IN MY BLOG, Blog Ini Saya Buat, Karena Saya Ingin Mempelajari Dunia Jaringan ( INTERNET ) Lebih Luas. Karena Bagi Saya Ilmu Pendidikan Itu Tidak Ada Batasnya, Berhubung Saya Adalah Seorang Siswa Yang Memiliki Keahlian Di Bidang Komputer Jaringan Ini, Oleh Karena Itu Saya Mohon Kerja Samanya Pada Temen - Temen Sekalian, Saya Harap Temen - Temen Mau Membantu Saya Untuk Mendalami Ilmu Tekhnologi Informasi Dan Jaringan Ini, Terima Kasih ^_^</description>
	<lastBuildDate>Fri, 27 Jan 2012 10:48:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='basobasri.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/b55a00ef45f864c4e2564a3177757b3c?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>BASO BASRI</title>
		<link>http://basobasri.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://basobasri.wordpress.com/osd.xml" title="BASO BASRI" />
	<atom:link rel='hub' href='http://basobasri.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>PENGENALAN ROUTER</title>
		<link>http://basobasri.wordpress.com/2011/07/24/pengenalan-router/</link>
		<comments>http://basobasri.wordpress.com/2011/07/24/pengenalan-router/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 24 Jul 2011 02:03:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Baso Basri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Baso Basri]]></category>
		<category><![CDATA[Berbagi Ilmu]]></category>
		<category><![CDATA[Cisco]]></category>
		<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[Jaringan]]></category>
		<category><![CDATA[Komponen]]></category>
		<category><![CDATA[Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Notebook]]></category>
		<category><![CDATA[Pelajaran]]></category>
		<category><![CDATA[Pengetahuan]]></category>
		<category><![CDATA[Router]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://basobasri.wordpress.com/?p=1952</guid>
		<description><![CDATA[Pengenalan router Router adalah sebuah komputer khusus, router mempunyai komponen-komponen dasar yang sama dengan PC desktop, Router mempunyai CPU, memori, sistem bus, dan banyak interface input/output. Router didisain untuk melakukan tugas khusus yang tidak dimiliki oleh PC desktop. Contoh, router menghubungkan dan mengijinkan komunikasi antara dua jaringan dan menentukan jalur data yang melalui koneksi jaringan. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=basobasri.wordpress.com&amp;blog=6477077&amp;post=1952&amp;subd=basobasri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div style="border:2px solid #f3300f;text-align:justify;padding:5px;"><span style="color:#000000;"><a href="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/07/images.jpg"><span style="color:#000000;"><img class="alignleft size-medium wp-image-1953" title="DASAR ROUTER DAN PENGERTIANNYA" src="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/07/images.jpg?w=217&#038;h=119" alt="" width="217" height="119" /></span></a><span style="color:#ff0000;"><strong>Pengenalan router</strong></span><br />
</span></p>
<div>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;">Router adalah sebuah komputer khusus, router mempunyai komponen-komponen dasar yang sama dengan PC desktop, Router mempunyai CPU, memori, sistem bus, dan banyak interface input/output. Router didisain untuk melakukan tugas khusus yang tidak dimiliki oleh PC desktop. Contoh, router menghubungkan dan mengijinkan komunikasi antara dua jaringan dan menentukan jalur data yang melalui koneksi jaringan.</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;">Sama dengan PC, router membutuhkan operating system untuk menjalankan fungsinya, yaitu Internetwork Operating System (IOS) software untuk menjalankan file-file konfigurasinya. Konfigurasi-konfigurasi ini berisi perintah-perintah dan parameter yang mengontrol aliran trafik yang masuk dan keluar dari router. Router menggunakan protokol routing untuk menentukan jalur terbaik.</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;">Komponen utama dari router adalah random-access memory (RAM), nonvolatile random- access memory (NVRAM), flash memory, read-only memory (ROM) dan interface- interface.</span></strong></p>
<div>
<p><span style="color:#0000ff;"><strong>RAM mempunyai fungsi dan karakteristik sebagai berikut:</strong></span></p>
</div>
<div>
<p><strong><span style="color:#000000;">− Menyimpan tabel routing</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;">− Menangani cache ARP </span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;">− Menangani cache fast-switching </span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;">− Menangani packet buffering dan share RAM </span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;">− Menangani antrian paket </span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;">− Menyediakan temporary memory untuk file konfigurasi pada saat router bekerja</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;line-height:13.75pt;"><strong><span style="color:#000000;">- Data akan hilang pada saat router dimatikan atau restart</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;line-height:13.75pt;"><strong><span style="color:#000000;"><span style="color:#0000ff;">NVRAM mempunyai fungsi dan karakteristik sebagai berikut</span>:</span></strong></p>
</div>
<div><strong><span style="color:#000000;">- Menyediakan storage untuk file startup configuration</span></strong></div>
<div>
<p><strong><span style="color:#000000;">- Data masih ada walaupun router dimatikan atau restart</span></strong></p>
</div>
<div>
<p><span style="color:#0000ff;"><strong>Flash memory mempunyai fungsi dan karakteristik sebagai berikut:</strong></span></p>
</div>
<div>
<p><strong><span style="color:#000000;">- Menangani IOS image</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;">- Memberi akses software untuk melakukan update tanpa harus melepas chip pada prosesornya</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;">- Data masih ada ketika router dimatikan atau restart</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;">- Dapat menyimpan beberapa versi software IOS</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;">- Merupakan tipe dari Electrically Erasable Programmable Read-only Memory (EEPROM)</span></strong></p>
</div>
<div>
<p><span style="color:#0000ff;"><strong>ROM mempunyai fungsi dan karakteristik sebagai berikut:</strong></span></p>
</div>
<div>
<p><strong><span style="color:#000000;">- Menangani perintah-perintah untuk keperluan diagnosa power-on selt test (POST)- Menyimpan program bootstap dan dasar operating system</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;">- Membutuhkan melepas chip pada motherboard pada saat melaukan upgrade software</span></strong></p>
</div>
<p><span style="color:#0000ff;"><strong>Interface mempunyai fungsi dan karakteristik sebagai berikut:</strong></span></p>
<div>
<p><strong><span style="color:#000000;">- Menghubungkan router ke suatu jaringan sebagai keluar masuknya paket data</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;">-Hanya berada dalam motherboard atau sebagai module yang terpisah</span></strong></p>
</div>
</div>
</div>
<br />Filed under: <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/artikel/'>Artikel</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/baso-basri/'>Baso Basri</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/berbagi-ilmu/'>Berbagi Ilmu</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/cisco/'>Cisco</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/internet/'>Internet</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/jaringan/'>Jaringan</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/komponen/'>Komponen</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/komputer/'>Komputer</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/notebook/'>Notebook</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/pelajaran/'>Pelajaran</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/pengetahuan/'>Pengetahuan</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/router/'>Router</a> Tagged: <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/artikel/'>Artikel</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/baso-basri/'>Baso Basri</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/berbagi-ilmu/'>Berbagi Ilmu</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/cisco/'>Cisco</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/internet/'>Internet</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/jaringan/'>Jaringan</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/komponen/'>Komponen</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/komputer/'>Komputer</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/notebook/'>Notebook</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/pelajaran/'>Pelajaran</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/pengetahuan/'>Pengetahuan</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/router/'>Router</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/basobasri.wordpress.com/1952/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/basobasri.wordpress.com/1952/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/basobasri.wordpress.com/1952/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/basobasri.wordpress.com/1952/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/basobasri.wordpress.com/1952/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/basobasri.wordpress.com/1952/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/basobasri.wordpress.com/1952/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/basobasri.wordpress.com/1952/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/basobasri.wordpress.com/1952/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/basobasri.wordpress.com/1952/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/basobasri.wordpress.com/1952/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/basobasri.wordpress.com/1952/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/basobasri.wordpress.com/1952/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/basobasri.wordpress.com/1952/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=basobasri.wordpress.com&amp;blog=6477077&amp;post=1952&amp;subd=basobasri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://basobasri.wordpress.com/2011/07/24/pengenalan-router/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1c6b7f1f976b67325322f2d132b3d08a?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">basobasri</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/07/images.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">DASAR ROUTER DAN PENGERTIANNYA</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MEMPERPANJANG BATERAI LAPTOP</title>
		<link>http://basobasri.wordpress.com/2011/05/13/memperpanjang-baterai-laptop/</link>
		<comments>http://basobasri.wordpress.com/2011/05/13/memperpanjang-baterai-laptop/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 May 2011 14:25:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Baso Basri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Baso Basri]]></category>
		<category><![CDATA[Berbagi Ilmu]]></category>
		<category><![CDATA[Data]]></category>
		<category><![CDATA[Diary Ku]]></category>
		<category><![CDATA[Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Notebook]]></category>
		<category><![CDATA[Tips - Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://basobasri.wordpress.com/?p=1947</guid>
		<description><![CDATA[Baterai adalah sebuah komponen yang sangat penting bagi pengguna laptop, notebook, netbook maupun Hp, Tanpa baterai mereka bukan lagi peralatan mobile, karena mereka harus dihidupkan dengan adaptor yang dihubungkan ke listrik. Untuk itu sangat diperlukan menjaga dan memelihara agar baterai tetap awet dan panjang umurnya Anda perlu mengetahui bahwa baterai yang bisa di-charge itu ada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=basobasri.wordpress.com&amp;blog=6477077&amp;post=1947&amp;subd=basobasri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div style="border:2px solid #f3300f;text-align:justify;padding:5px;">
<p><span style="color:#000000;"><a href="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/05/memperpanjang-baterai-laptop.jpg"><span style="color:#000000;"><img class="alignleft size-medium wp-image-1948" title="MEMPERPANJANG BATERAI LAPTOP" src="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/05/memperpanjang-baterai-laptop.jpg?w=222&#038;h=214" alt="" width="222" height="214" /></span></a></span></p>
<p><strong><span style="color:#000000;">Baterai adalah sebuah komponen yang sangat penting bagi pengguna laptop, notebook, netbook maupun Hp, Tanpa baterai mereka bukan lagi peralatan mobile, karena mereka harus dihidupkan dengan adaptor yang dihubungkan ke listrik. Untuk itu sangat diperlukan menjaga dan memelihara agar baterai tetap awet dan panjang umurnya</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;">Anda perlu mengetahui bahwa baterai yang bisa di-charge itu ada beberapa jenis. Yang sering digunakan untuk peralatan elektronik pada umumnya adalah Nickel based (NiCd) dan Lithium based (Lithium-ion).  Untuk laptop, saat ini hampir bisa dipastikan semuanya menggunakan jenis Lithium-ion. Selain karena mampu menyimpan daya lebih besar, baterai Lithium-ion juga lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan baterai NiCd yang mengandung beracun.</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;">Dengan Mengetahui perbedaan jenis baterai anda dapat mengetahui karakteristik keduanya yang sangat berbeda. Pada baterai NiCd, elektrolit-elektrolit yang ada didalamnya akan berkumpul di bawah (di dasar) karena pengaruh gravitasi, ketika disimpan terlalu lama (disimpan di gudang). Itulah kenapa pada saat membeli baterai NiCd baru, sangat disarankan untuk men-charge minimal selama 8 jam  (optimalnya 16 – 24 jam) sebelum digunakan pertama kali. Namun demikian, seringkali ketika membeli peralatan elektronik yang menggunakan baterai pihak toko (penjual) menyarankan untuk men-charge baterainya minimal 8 jam sebelum pemakaian pertama kali walaupun jenis baterainya bukan NiCd.</span></strong></p>
<ul>
<li><strong><span style="color:#000000;">Kesalahan lainnya adalah anggapan bahwa baterai harus digunakan sampai benar-benar (mau) habis sebelum baru boleh di-charge lagi. Sekali lagi ini berlaku untuk NiCd, dimana pada baterai jenis ini terdapat fenomena “memory effect”, yaitu baterai ini seolah-olah bisa “mengingat” banyaknya daya yang terisi pada saat proses charging terakhir. Sehingga misalnya baterai NiCd kapasitanya masih 65% dan kemudian di-charge sampai penuh (yang berarti mengisi baterai sebanyak 35%), maka baterai ini akan menganggap seolah-olah kapasitasnya tinggal 35%. Namun sekali lagi, ini tidak berlaku untuk baterai jenis Lithium-ion.</span></strong></li>
<li><strong><span style="color:#000000;">Baterai jenis Lithium-ion sekarang juga banyak dipakai untuk peralatan elektronik lainnya seperti handphone ataupun kamera digital. Jadi tips di bawah ini bisa juga Anda terapkan untuk gadget Anda yang menggunakan baterai jenis Lithium-ion. Berikut tipsnya:</span></strong></li>
</ul>
<blockquote>
<ol>
<li><strong><span style="color:#000000;">Untuk penggunaan pertama kali charge baterai secara normal. Seperti sudah dijelaskan di atas, men-charge baterai minimal 8 jam untuk pertama kali hanya berlaku untuk baterai jenis Nickel based. Untuk baterai Lithium-ion, tidak adanya bedanya antara charging ke-1, ke-5, ataupun ke-500. Malah kalau di-charge terlalu lama bisa mengakibatkan overcharging yang membuat umur baterai semakin pendek.</span></strong></li>
<li><strong><span style="color:#000000;">Charge baterai secara rutin dalam interval pendek tanpa harus menunggu baterai sampai (hampir) habis. Baterai jenis Lithium-ion tidak mengenal fenomena “memory effect” seperti halnya baterai NiCd. Bahkan hasil penelitian menunjukkan bahwa baterai yang terbiasa di-charge ketika kapasitasnya masih 70% – 75% umurnya 5 – 6 kali lebih lama dibanding baterai yang sering di-charge ketika kapasitasnya hampir habis.</span></strong></li>
<li><strong><span style="color:#000000;">Jaga supaya temperatur tidak terlalu panas. Temperatur tinggi merupakan musuh nomor satu baterai karena keadaan panas akan mempercepat degradasi sel-sel yang ada di dalam baterai. Untuk itu sebisa mungkin taruh/simpan laptop di tempat yang sejuk dan terhindar dari sinar matahari langsung. Kebiasaan menaruh laptop di dalam mobil pada siang hari yang terik juga harus dihindari kalau tidak ingin umur baterai berkurang drastis.</span></strong></li>
<li><strong><span style="color:#000000;">Atur sirkulasi udara supaya tetap lancar. Hindari menggunakan peralatan pada tempat yang menghambat sirkulasi udara seperti bantal, kasur, dan sofa karena dapat mengakibatkan laptop menjadi cepat panas. Cara paling praktis adalah dengan menggunakan coolpad atau Fan tambahan.</span></strong></li>
<li><strong><span style="color:#000000;">Sebisa mungkin gunakan laptop tanpa baterai apabila keadaan memungkinkan bila anda berada di tempat yang ada fasilitas colokan listriknya, dan tidak berpindah-pindah agar baterai tetap awet</span></strong></li>
<li><strong><span style="color:#000000;">Jangan biarkan baterai di dalam peralatan bila tidak digunakan dalam waktu yang lama, dan bila anda menyimpan baterai dalam waktu yang lama, simpan ditempat yang sejuk dengan kodisi baterai sekitar 30-40%. Ada sebuah penelitian yang membandingkan antara baterai yang disimpan dalam kapasitas 30-40% dengan baterai yang disimpan dengan kapasitas 100%. Hasilnya, baterai yang disimpan dengan kapasitas 100% mengalami capacity loss yang lebih besar daripada yang 40%.</span></strong></li>
</ol>
</blockquote>
<ul>
<li><strong><span style="color:#000000;">Gunakan laptop secara hemat energi. Dengan menghemat penggunaan energi laptop maka umur baterai bisa bertahan lebih lama. Ada beberapa cara untuk menghemat baterai, yang semuanya sudah pernah di bahas di artikel Tips Menghemat Baterai di Notebook/Laptop ini.</span></strong></li>
<li><strong><span style="color:#000000;">Baiknya anda sering mengecek kondisi baterai laptop Anda. Apabila Anda menggunakan merek HP, maka Anda bisa menggunakan aplikasi Battery Check yang ada di HP Support Assistant untuk melihat data-data teknis baterai laptop Anda. Selain itu, ada juga aplikasi gratis seperti <a title="Baterai Care" href="http://dunovteck.wordpress.com/2011/04/04/batterycare/" target="_blank"><span style="color:#000000;">BatteryCare</span></a>  dan <a title="Green Computing" href="http://dunovteck.wordpress.com/2009/11/23/green-computing-save-your-energy-batery/" target="_blank"><span style="color:#000000;">Green Computing</span></a> yang bisa digunakan pula untuk keperluan ini.</span></strong></li>
</ul>
</div>
<br />Filed under: <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/artikel/'>Artikel</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/baso-basri/'>Baso Basri</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/berbagi-ilmu/'>Berbagi Ilmu</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/data/'>Data</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/diary-ku/'>Diary Ku</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/komputer/'>Komputer</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/notebook/'>Notebook</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/tips-tips/'>Tips - Tips</a> Tagged: <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/artikel/'>Artikel</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/baso-basri/'>Baso Basri</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/berbagi-ilmu/'>Berbagi Ilmu</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/diary-ku/'>Diary Ku</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/komputer/'>Komputer</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/notebook/'>Notebook</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/tips/'>Tips</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/basobasri.wordpress.com/1947/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/basobasri.wordpress.com/1947/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/basobasri.wordpress.com/1947/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/basobasri.wordpress.com/1947/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/basobasri.wordpress.com/1947/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/basobasri.wordpress.com/1947/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/basobasri.wordpress.com/1947/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/basobasri.wordpress.com/1947/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/basobasri.wordpress.com/1947/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/basobasri.wordpress.com/1947/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/basobasri.wordpress.com/1947/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/basobasri.wordpress.com/1947/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/basobasri.wordpress.com/1947/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/basobasri.wordpress.com/1947/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=basobasri.wordpress.com&amp;blog=6477077&amp;post=1947&amp;subd=basobasri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://basobasri.wordpress.com/2011/05/13/memperpanjang-baterai-laptop/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1c6b7f1f976b67325322f2d132b3d08a?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">basobasri</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/05/memperpanjang-baterai-laptop.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">MEMPERPANJANG BATERAI LAPTOP</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KONFIGURASI DASAR SWITCH CISCO CATALYST 2960</title>
		<link>http://basobasri.wordpress.com/2011/03/22/konfigurasi-dasar-switch-cisco-catalyst-2960/</link>
		<comments>http://basobasri.wordpress.com/2011/03/22/konfigurasi-dasar-switch-cisco-catalyst-2960/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Mar 2011 11:15:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Baso Basri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Baso Basri]]></category>
		<category><![CDATA[Berbagi Ilmu]]></category>
		<category><![CDATA[Cisco]]></category>
		<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[Jaringan]]></category>
		<category><![CDATA[Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Switch]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://basobasri.wordpress.com/?p=1941</guid>
		<description><![CDATA[Ada teman yang nanyain gimana cara set switch cisco catalyst 2960. Yang dasar aja bro gak perlu yang ribet banget asal bisa di remote untuk cek traffic, cek server yang aktif dan matikan interface tanpa perlu cabut kabel. Ok, nih konfigurasinya sebagai berikut. Pertama pasang cable console ke switch dan hubungkan ke PC pada port [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=basobasri.wordpress.com&amp;blog=6477077&amp;post=1941&amp;subd=basobasri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div style="border:2px solid #0000ff;text-align:justify;padding:5px;">
<p><span style="color:#000000;"><strong><a href="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/03/konfigurasi-dasar-switch-cisco-catalyst-2960.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-1942" title="KONFIGURASI DASAR SWITCH CISCO CATALYST 2960" src="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/03/konfigurasi-dasar-switch-cisco-catalyst-2960.jpg?w=204&#038;h=110" alt="" width="204" height="110" /></a>Ada teman yang nanyain gimana cara set switch <a href="http://www.cisco.com/en/US/products/ps6406/">cisco catalyst 2960</a>.  Yang dasar aja bro gak perlu yang ribet banget asal bisa di remote  untuk cek traffic, cek server yang aktif dan matikan interface tanpa  perlu cabut kabel. Ok, nih konfigurasinya sebagai berikut.</strong></span></p>
<div>
<p><span style="color:#000000;"><strong>Pertama pasang cable console ke switch dan hubungkan ke PC pada port serial, kemudian kalo pake windows XP buka aplikasi <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/HyperACCESS">Hyper terminal</a></strong></span></p>
<p><span style="color:#000000;"><strong><a href="http://basobasri.wordpress.com/"><img class="aligncenter" style="border:0 none;" src="http://1.bp.blogspot.com/_SOAj0Lu0emw/SPIumiTK5PI/AAAAAAAAAE8/9SeaMGCZeHs/s320/open.png" border="0" alt="" width="320" height="297" /></a></strong></span></p>
</div>
<div><span style="color:#000000;"><strong>Kemudian isi  terminal misalkan &#8220;switch&#8221; klik OK</strong></span></div>
<div><span style="color:#000000;"><strong><a href="http://basobasri.wordpress.com/"><img class="aligncenter" style="border:0 none;" src="http://4.bp.blogspot.com/_SOAj0Lu0emw/SPIvrk_FihI/AAAAAAAAAFM/QjdZH1ePTrY/s320/h.png" border="0" alt="" width="320" height="219" /></a></strong></span></div>
<div><span style="color:#000000;"><strong>pilih com1 lalu klik OK</strong></span></div>
<div><span style="color:#000000;"><strong><a href="http://basobasri.wordpress.com/"><img class="aligncenter" style="border:0 none;" src="http://3.bp.blogspot.com/_SOAj0Lu0emw/SPIwRiIIkvI/AAAAAAAAAFU/hulEDL5cOVE/s320/y.png" border="0" alt="" width="307" height="307" /></a></strong></span></div>
<div><span style="color:#000000;"><strong>Pilih bits per second 9600, databits 8, parity none, stop bits 1, parity control none klik OK</strong></span></div>
<div><span style="color:#000000;"><strong><a href="http://basobasri.wordpress.com/"><img class="aligncenter" style="border:0 none;" src="http://4.bp.blogspot.com/_SOAj0Lu0emw/SPIwij2F-ZI/AAAAAAAAAFc/mfSARkVV2Z0/s320/p.png" border="0" alt="" width="267" height="320" /></a></strong></span></div>
<div style="text-align:left;"><span style="color:#0000ff;"><strong>Press RETURN to get started!</strong></span><br />
<span style="color:#0000ff;"><strong> tekan enter&#8230;</strong></span><br />
<span style="color:#0000ff;"><strong> Switch&gt;</strong></span><br />
<span style="color:#0000ff;"><strong> Switch&gt;enable</strong></span><br />
<span style="color:#0000ff;"><strong> Switch#clock set 12:45:00 12 October 2008</strong></span><br />
<span style="color:#0000ff;"><strong> Switch#config terminal</strong></span><br />
<span style="color:#0000ff;"><strong> Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.</strong></span><br />
<span style="color:#0000ff;"><strong> Switch(config)#hostname Testing</strong></span><br />
<span style="color:#0000ff;"><strong> Testing(config)#enable secret cisco123</strong></span><br />
<span style="color:#0000ff;"><strong> Testing(config)#line vty 0 4</strong></span><br />
<span style="color:#0000ff;"><strong> Testing(config-line)#password cisco</strong></span><br />
<span style="color:#0000ff;"><strong> Testing(config-line)#login</strong></span><br />
<span style="color:#0000ff;"><strong> Testing(config-line)#exit</strong></span><br />
<span style="color:#0000ff;"><strong> Testing(config)#interface vlan 1</strong></span><br />
<span style="color:#0000ff;"><strong> Testing(config-if)#ip address 192.168.1.10 255.255.255.0</strong></span><br />
<span style="color:#0000ff;"><strong> Testing(config-if)#no shutdown</strong></span><br />
<span style="color:#0000ff;"><strong> %LINK-5-CHANGED: Interface Vlan1, changed state to up</strong></span><br />
<span style="color:#0000ff;"><strong> %LINEPROTO-5-UPDOWN: Line protocol on Interface Vlan1, changed state to up</strong></span><br />
<span style="color:#0000ff;"><strong> Testing(config-if)#</strong></span><br />
<span style="color:#0000ff;"><strong> Testing(config)#int fa0/1</strong></span><br />
<span style="color:#0000ff;"><strong> Testing(config-if)#duplex ?</strong></span><br />
<span style="color:#0000ff;"><strong> auto  Enable AUTO duplex configuration</strong></span><br />
<span style="color:#0000ff;"><strong> full  Force full duplex operation</strong></span><br />
<span style="color:#0000ff;"><strong> half  Force half-duplex operation</strong></span><br />
<span style="color:#0000ff;"><strong> Testing(config-if)#duplex full</strong></span><br />
<span style="color:#0000ff;"><strong> %LINK-5-CHANGED: Interface FastEthernet0/1, changed state to up</strong></span><br />
<span style="color:#0000ff;"><strong> %LINEPROTO-5-UPDOWN: Line protocol on Interface FastEthernet0/1, changed state to up</strong></span><br />
<span style="color:#0000ff;"><strong> Testing(config-if)#speed ?</strong></span><br />
<span style="color:#0000ff;"><strong> 10    Force 10 Mbps operation</strong></span><br />
<span style="color:#0000ff;"><strong> 100   Force 100 Mbps operation</strong></span><br />
<span style="color:#0000ff;"><strong> auto  Enable AUTO speed configuration</strong></span><br />
<span style="color:#0000ff;"><strong> Testing(config-if)#speed auto</strong></span><br />
<span style="color:#0000ff;"><strong> Testing(config-if)#description koneksi Server Email</strong></span><br />
<span style="color:#0000ff;"><strong> Testing(config-if)#no shutdown</strong></span><br />
<span style="color:#0000ff;"><strong> Testing(config-if)#exit</strong></span><br />
<span style="color:#0000ff;"><strong> Testing(config)#int fa0/2</strong></span><br />
<span style="color:#0000ff;"><strong> Testing(config-if)#duplex full</strong></span><br />
<span style="color:#0000ff;"><strong> %LINK-5-CHANGED: Interface FastEthernet0/2, changed state to up</strong></span><br />
<span style="color:#0000ff;"><strong> %LINEPROTO-5-UPDOWN: Line protocol on Interface FastEthernet0/2, changed state to up</strong></span><br />
<span style="color:#0000ff;"><strong> Testing(config-if)#speed auto</strong></span><br />
<span style="color:#0000ff;"><strong> Testing(config-if)#description koneksi Server Dns</strong></span><br />
<span style="color:#0000ff;"><strong> Testing(config-if)#no shutdown</strong></span><br />
<span style="color:#0000ff;"><strong> Testing(config-if)#exit</strong></span><br />
<span style="color:#0000ff;"><strong> Testing(config)#exit</strong></span><br />
<span style="color:#0000ff;"><strong> Testing#copy running-config startup-config</strong></span><br />
<span style="color:#0000ff;"><strong> Destination filename [startup-config]?</strong></span><br />
<span style="color:#0000ff;"><strong> Building configuration&#8230;</strong></span><br />
<span style="color:#0000ff;"><strong> [OK]</strong></span><br />
<span style="color:#0000ff;"><strong> Testing#</strong></span></div>
<div style="text-align:left;"><span style="color:#000000;"><strong>Untuk mengecek bisa mengetikan perintah</strong></span><br />
<span style="color:#0000ff;"><strong> show ?</strong></span><br />
<span style="color:#0000ff;"><strong> show running-config</strong></span><br />
<span style="color:#0000ff;"><strong> show interface status</strong></span><br />
<span style="color:#0000ff;"><strong> show interface summary</strong></span><br />
<span style="color:#0000ff;"><strong> show host</strong></span><br />
<span style="color:#0000ff;"><strong> dll&#8230;</strong></span></div>
<div><span style="color:#0000ff;"><strong><br />
</strong></span></div>
<div><span style="color:#0000ff;"><strong><span style="color:#ff0000;">Selamat Mencoba Kawan&#8230;!!!</span><br />
</strong></span></div>
</div>
<br />Filed under: <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/artikel/'>Artikel</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/baso-basri/'>Baso Basri</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/berbagi-ilmu/'>Berbagi Ilmu</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/cisco/'>Cisco</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/internet/'>Internet</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/jaringan/'>Jaringan</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/komputer/'>Komputer</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/switch/'>Switch</a> Tagged: <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/artikel/'>Artikel</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/baso-basri/'>Baso Basri</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/berbagi-ilmu/'>Berbagi Ilmu</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/cisco/'>Cisco</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/internet/'>Internet</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/jaringan/'>Jaringan</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/komputer/'>Komputer</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/switch/'>Switch</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/basobasri.wordpress.com/1941/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/basobasri.wordpress.com/1941/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/basobasri.wordpress.com/1941/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/basobasri.wordpress.com/1941/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/basobasri.wordpress.com/1941/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/basobasri.wordpress.com/1941/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/basobasri.wordpress.com/1941/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/basobasri.wordpress.com/1941/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/basobasri.wordpress.com/1941/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/basobasri.wordpress.com/1941/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/basobasri.wordpress.com/1941/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/basobasri.wordpress.com/1941/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/basobasri.wordpress.com/1941/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/basobasri.wordpress.com/1941/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=basobasri.wordpress.com&amp;blog=6477077&amp;post=1941&amp;subd=basobasri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://basobasri.wordpress.com/2011/03/22/konfigurasi-dasar-switch-cisco-catalyst-2960/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1c6b7f1f976b67325322f2d132b3d08a?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">basobasri</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/03/konfigurasi-dasar-switch-cisco-catalyst-2960.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">KONFIGURASI DASAR SWITCH CISCO CATALYST 2960</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://1.bp.blogspot.com/_SOAj0Lu0emw/SPIumiTK5PI/AAAAAAAAAE8/9SeaMGCZeHs/s320/open.png" medium="image" />

		<media:content url="http://4.bp.blogspot.com/_SOAj0Lu0emw/SPIvrk_FihI/AAAAAAAAAFM/QjdZH1ePTrY/s320/h.png" medium="image" />

		<media:content url="http://3.bp.blogspot.com/_SOAj0Lu0emw/SPIwRiIIkvI/AAAAAAAAAFU/hulEDL5cOVE/s320/y.png" medium="image" />

		<media:content url="http://4.bp.blogspot.com/_SOAj0Lu0emw/SPIwij2F-ZI/AAAAAAAAAFc/mfSARkVV2Z0/s320/p.png" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>CARA DASAR MENGOPERASIKAN CISCO SWITCH</title>
		<link>http://basobasri.wordpress.com/2011/03/22/cara-dasar-mengoperasikan-cisco-switch/</link>
		<comments>http://basobasri.wordpress.com/2011/03/22/cara-dasar-mengoperasikan-cisco-switch/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Mar 2011 10:54:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Baso Basri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Baso Basri]]></category>
		<category><![CDATA[Berbagi Ilmu]]></category>
		<category><![CDATA[Cisco]]></category>
		<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[Jaringan]]></category>
		<category><![CDATA[Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Switch]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://basobasri.wordpress.com/?p=1932</guid>
		<description><![CDATA[Kali ini saya mau berbasa-basi mengenai Cisco Switch Mengakses CLI Cisco Catalyst 2960 CLI (Command Line Interface) adalah antarmuka yang bisa kita gunakan untuk melakukan konfigurasi pada switch, ada beberapa cara untuk mengakses CLI, diantaranya melalui konsole, telnet, atau SSH. Sebelum membahas lebih lanjut alangkah lebih baik kita berkenalan dulu dengan yang namanya Cisco Switch [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=basobasri.wordpress.com&amp;blog=6477077&amp;post=1932&amp;subd=basobasri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div style="border:2px solid #0000ff;text-align:justify;padding:5px;">
<p><strong><span style="color:#000000;"><a href="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/03/cara-dasar-mengoperasikan-cisco-switch.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-1933" title="CARA DASAR MENGOPERASIKAN CISCO SWITCH" src="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/03/cara-dasar-mengoperasikan-cisco-switch.jpg?w=425" alt=""   /></a>Kali ini saya mau berbasa-basi mengenai Cisco Switch <img src="http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif?m=1235253465g" alt=":D" /></span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#ff0000;">Mengakses CLI Cisco Catalyst 2960</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;"><span style="color:#3366ff;">CLI (<em>Command Line Interface</em>)</span> adalah  antarmuka yang bisa kita gunakan untuk melakukan konfigurasi pada  switch, ada beberapa cara untuk mengakses CLI, diantaranya melalui  konsole, telnet, atau SSH. Sebelum membahas lebih lanjut alangkah lebih  baik kita berkenalan dulu dengan yang namanya Cisco Switch 2960 <img src="http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif?m=1235253465g" alt=":D" /></span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;"><span style="color:#ff0000;">Cisco Catalyst Switches dan Switch 2960</span><br />
</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;">Cisco menyebut penghubung fisik antara switch dan device(komputer) dengan sebutan <em>port </em>atau <em>interface</em>. Setiap interface memiliki penomoran dengan <em>style x/y</em>.  Pada Cisco Switch 2960 penomoran dimulai dari 0/1, 0/2, dan seterusnya.  Interface-interface tersebut juga memiliki penamaan, misalnya, “<em>interface FastEthernet 0/1</em>”  adalah interface pertama dari 10/100 interface yang dimiliki switch  ini. Jika switch mendukung interface Gigabit maka Interface pertama dari  10/100 nya akan dinamakan ” <em>interface gigabitethernet 0/1</em>.”</span></strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#000000;"><img class="aligncenter" title="cisco-2960" src="http://pekoktenan.files.wordpress.com/2009/03/1-cisco-2960.jpg?w=239&#038;h=186&#038;h=148" alt="cisco-2960" width="239" height="148" /></span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;">Cisco mendukung 2 tipe Operating System (ya betul, seperti halnya  komputer yang bisa diinstall Operating System windows,linux, atau  freebsd, cisco juga memiliki Operating System sendiri) : Internetwork  Operating  System (IOS) dan Catalyst Operating System (Cat OS). Kini, umumnya Cisco Catalyst Switch hanya mendukung <em>Cisco IOS</em>.</span></strong></p>
<blockquote><p><strong><span style="color:#3366ff;">Catatan : Faktanya produk switch cisco yang paling populer, seri 6500, bisa menjalankan <em>Cisco IOS </em>ataupun <em>Cat OS</em>. Cisco mamakai istilah <em>Hybrid </em>untuk switch 6500 yang menggunakan Cat OS dan istilah <em>Native </em>untuk switch 6500 yang menggunakan Cisco IOS..</span></strong></p></blockquote>
<p><strong><span style="color:#ff0000;"> Status Switch dari LED</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;">Kebanyakan switch Cisco Catalyst memiliki beberapa LED, termasuk LED  untuk setiap interface fisiknya. Gambar dibawah menunjukkan bagian depan  dari switch 2960 dengan 5 LED disebelah kiri dan satu LED untuk setiap  interfacenya, juga tombol mode.</span></strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#000000;"><img class="aligncenter" title="2-led1" src="http://pekoktenan.files.wordpress.com/2009/03/2-led1.jpg?w=301&#038;h=295&#038;h=178" alt="2-led1" width="301" height="178" /></span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#3366ff;">Perhatikan SYST LED. LED ini menunjukkan status umum dari switch :</span></strong></p>
<ul type="disc">
<li><strong><span style="color:#000000;">Mati: Switch dalam kondisi mati.</span></strong></li>
<li><strong><span style="color:#000000;">Nyala (hijau) : Switch nyala dan siap beroperasi (Cisco IOS sudah ter-load).</span></strong></li>
<li><strong><span style="color:#000000;"> Nyala (kuning/amber): Proses POST Switch gagal dan Cisco IOS tidak ter-load.</span></strong></li>
</ul>
<p><strong><span style="color:#3366ff;">Pada LED STAT (status), setiap port LED menunjukkan informasi mengenai port yang bersesuaian sebagai berikut:</span></strong></p>
<ul type="disc">
<li><strong><span style="color:#000000;">Mati: Link (koneksi antara device/komputer dengan switch pada port tersebut) tidak bekerja.</span></strong></li>
<li><strong><span style="color:#000000;">Hijau muda: Link bekerja tapi tidak ada traffic/ tidak ada frame yang lewat/tidak ada transfer data pada link tersebut.</span></strong></li>
<li><strong><span style="color:#000000;">Hijau kedip2: Link bekerja dan ada transfer data yang melalui interface tersebut.</span></strong></li>
<li><strong><span style="color:#000000;">Kuning kedip2:      Interface dapat berjalan secara normal namun dalam keadaan di-disable oleh administrator.</span></strong></li>
</ul>
<p><strong><span style="color:#000000;"> </span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#ff0000;">Akses CLI melalui Console</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;">Port konsole adalah salah satu cara untuk mengakses CLI walaupun  switch belum terhubung dengan network. Setiap produk Cisco memiliki port  konsole yang secara fisik adalah RJ-45. Sebuah komputer yang terhubung dengan konsole switch harus menggunakan kabel UTP rollover  yang terhubung pada port serial PC. Kabel rollover UTP memiliki  konektor RJ-45 pada setiap ujungnya, dengan ujung pin 1 terhubung pada  pin 8 diujung yang lain, pin 2 dengan pin 7, pin 3 dengan pin 6 dan pin 4  dengan pin5. Pada beberapa kasus, interface serial pada PC tidak  men-support konektor RJ-45, untuk hal ini bisa digunakan sebuah adapter  yang bisa mengkonversi ke konektor USB.</span></strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#000000;"><img class="aligncenter" title="rj45" src="http://pekoktenan.files.wordpress.com/2009/03/3-rj45.jpg?w=300&#038;h=192&#038;h=192" alt="rj45" width="300" height="192" /></span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;">Setelah PC terhubung secara fisik ke port konsole dari switch,  untuk bisa mengakses CLI sebuah emulator terminal harus sudah terinstall  dan terkonfigurasi pada PC. Kini, terminal emulator juga bisa digunakan  untuk Telnet dan Secure Shell (SSH) dimana kita bisa manfaatkannya  untuk mengakses CLI via network.</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;">Emulator yang dikonfigurasi untuk memanfaatkan serial port PC harus  sesuai dengan setting-an konsole port pada switch. defaultnya adalah  seperti berikut:</span></strong></p>
<ul type="disc">
<li><strong><span style="color:#000000;">9600      bits/second</span></strong></li>
<li><strong><span style="color:#000000;">No hardware ﬂow      control</span></strong></li>
<li><strong><span style="color:#000000;">8-bit ASCII</span></strong></li>
<li><strong><span style="color:#000000;">No stop bits</span></strong></li>
<li><strong><span style="color:#000000;">1 parity bit</span></strong></li>
</ul>
<p><strong><span style="color:#000000;"> </span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#ff0000;">Mengakses CLI melalui Telnet dan SSH.</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;">Telnet memanfaatkan koneksi via network  untuk mengakses switch, tidak menggunakan kabel khusus ataupun port  fisik pada device. Network antara PC dan switch harus sudah berjalan  sehingga PC dan switch bisa bertukar paket IP via network. Telnet  mengirimkan semua data (termasuk username dan password untuk switch) berupa plain-text, sehingga <em>resiko keamanannya tinggi</em>.</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;">Secure Shell (SSH) melakukan fungsi yang sama persis dengan Telnet, namun lebih aman karena dilengkapi dengan metode enkripsi,  sehingga data yang dikirimkan tidak berupa plain-text tapi berupa data  yang sudah ter-enkripsi. Seperti halnya Telnet, SSH client juga  mengikutsertakan emulator terminal dan kemampuan transfer data via  network menggunakan IP. SSH memanfaatkan port 22 sementara Telnet port  23.</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;"><span style="color:#ff0000;">Password Security untuk akses CLI</span><br />
</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;">Default-nya, Cisco switch hanya bisa diakses via konsole, tidak ada  Telnet ataupun SSH. Melalui konsole, user mendapatkan akses penuh untuk  semua <em>command</em>/perintah yang tersedia. Tetapi, mengakses switch via konsole mengharuskan akses secara fisik ke switch,  jadi, meng-enable fitur akses via Telnet dan SSH sangat menguntungkan  karena tidak perlu repot mendatangi switch untuk bisa mengakses CLI-nya.</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;">Untuk alasan sekuriti, cukup beralasan jika menambahkan password untuk mengakses konsole, Telnet, ataupun SSH.</span></strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#000000;"><img class="aligncenter" title="configpass" src="http://pekoktenan.files.wordpress.com/2009/03/3-configpass.jpg?w=347&#038;h=139&#038;h=97" alt="configpass" width="347" height="97" /></span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;">Konfigurasi line vty 0 15 membuat switch  beranggapan bahwa konfigurasi-konfigurasi setelahnya berlaku untuk semua  16 (0-15) virtual terminal yang terhubung ke switch, termasuk akses via  Telnet dan SSH.</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#ff0000;">User Mode dan Enable (privileged) Mode</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;">Ketiga metode untuk mengakses switch CLI (konsole, Telnet, dan SSH) menempatkan user pada area CLI yang disebut user EXEC mode. User EXEC mode, disebut juga user mode,  memungkinkan user untuk melihat-lihat konfigurasi namun tidak bisa  melakukan perubahan setting pada switch. Disini user hanya bisa  mengeksekusi perintah-perintah yang ‘harmless‘ dan switch menampilkan pesan-pesan hasil dari eksekusi command ke layar.</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;">Untuk EXEC mode yang lebih powerfull, Cisco IOS menyediakan fitur enable mode (privileged EXEC mode). Dinamakan enable mode karena untuk memasuki area tersebut dilakukan dengan cara mengeksekusi perintah ‘enable‘. Dinamakan privileged mode karena pada mode ini kita dapat meng-eksekusi command / perintah-perintah yang powerful (privileged) disini, misalnya, perintah reload hanya bisa dieksekusi pada mode ini. Perhatikan gambar berikut.</span></strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#000000;"><img class="aligncenter" title="priviladge_mode" src="http://pekoktenan.files.wordpress.com/2009/03/4-priviladge_mode.jpg?w=391&#038;h=281&#038;h=219" alt="priviladge_mode" width="391" height="219" /></span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;">Jika command prompt nya diikuti dengan “&gt;” berarti user berada pada user mode, jika berupa ‘#‘ berarti user berada pada enable mode.</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#ff0000;">Mengkonfigurasi Cisco IOS Software</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;"> </span></strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong><span style="color:#000000;">Configuration mode adalah mode lain yang disediakan oleh Cisco CLI, selain dari user mode dan privileged mode.  Perintah-perintah yang dieksekusi pada User mode dan enable mode tidak  mengubah konfigurasi pada switch. Untuk merubah konfigurasi switch harus  dilakukan pada configuration mode.</span></strong><br />
<strong> <span style="color:#000000;"> <img class="aligncenter" title="privilege2" src="http://pekoktenan.files.wordpress.com/2009/03/5-privilege2.jpg?w=384&#038;h=224&#038;h=179" alt="privilege2" width="384" height="179" /></span></strong><br />
<strong> <span style="color:#000000;"> Perintah-perintah yang dieksekusi pada configuration mode mengupdate file konfigurasi yang sedang aktif. Perubahan konfigurasi ini terjadi secara langsung setiap kali perintah dieksekusi. Untuk itu, user harus ekstra hati-hati setiap mengeksekusi perintah pada mode ini.</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;"><span style="color:#ff0000;">Menyimpan file-file Konfigurasi Switch</span><br />
</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;">Berikut adalah 4 tipe memori pada cisco switch :</span></strong></p>
<ul type="disc">
<li><strong><span style="color:#000000;">RAM: Kadang disebut DRAM (Dynamic Random-Access Memory), RAM pada switch bekerja seperti halnya RAM pada komputer:  for      working storage. Untuk menyimpan file-file konfigurasi yang sedang aktif.</span></strong></li>
<li><strong><span style="color:#000000;">ROM: Read-Only Memory      (ROM) menyimpan program bootstrap  yang biasanya dipanggil saat switch pertama kali dinyalakan. Program  bootstrap ini kemudian mencari image dari Cisco IOS untuk kemudian di <em>load </em>kedalam RAM. Setelah itu, operasi pada switch diambil alih oleh Cisco IOS yang baru saja di <em>load</em>.</span></strong></li>
<li><strong><span style="color:#000000;">Flash memory: Bisa berupa chip didalam switch atau  memory card yang removable, berfungsi menyimpan Image dari Cisco IOS.  Flash memory juga bisa dimanfaatkan untuk menyimpan file-file yang lain  seperti file-file bakup konfigurasi.</span></strong></li>
<li><strong><span style="color:#000000;">NVRAM: Nonvolatile RAM      (NVRAM) menyimpan file  konfigurasi startup yang digunakan saat switch pertama kali dinyalakan  atau setelah switch di <em>reload</em>.</span></strong></li>
</ul>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#000000;"><img class="aligncenter" title="6-memory" src="http://pekoktenan.files.wordpress.com/2009/03/6-memory.jpg?w=399&#038;h=110&#038;h=88" alt="6-memory" width="399" height="88" /></span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#ff0000;">Cisco IOS menyimpan perintah-perintah konfigurasi yang dieksekusi pada 2 jenis file konfigurasi:</span></strong></p>
<ul type="disc">
<li><strong><span style="color:#000000;">Startup-config : Menyimpan konfigurasi awal yang digunakan setiap kali switch dinyalakan atau di <em>reload</em>. File ini disimpan di NVRAM.</span></strong></li>
<li><strong><span style="color:#000000;">Running-config : Menyimpan perintah-perintah  konfigurasi yang sedang/sudah dieksekusi (on the fly). File ini terus  berubah secara dinamis setiap kali perintah dieksekusi. File ini  disimpan di RAM.</span></strong></li>
</ul>
<p><strong><span style="color:#000000;"> </span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;">Mengkopi dan Menghapus File-File Konfigurasi</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;">Singkatnya *mode males:on*, bisa menggunakan perintah-perintah sebagai berikut :</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#3366ff;">copy {tftp | running-config | startup-config} {tftp | running-config | startup-config}</span></strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#000000;"><img class="aligncenter" title="7-copy" src="http://pekoktenan.files.wordpress.com/2009/03/7-copy.jpg?w=400&#038;h=177&#038;h=142" alt="7-copy" width="400" height="142" /></span></strong></p>
<p style="text-align:center;">&nbsp;</p>
<p><strong><span style="color:#3366ff;">Selamat Mencoba <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </span></strong></p>
</div>
<br />Filed under: <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/artikel/'>Artikel</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/baso-basri/'>Baso Basri</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/berbagi-ilmu/'>Berbagi Ilmu</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/cisco/'>Cisco</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/internet/'>Internet</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/jaringan/'>Jaringan</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/komputer/'>Komputer</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/switch/'>Switch</a> Tagged: <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/artikel/'>Artikel</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/baso-basri/'>Baso Basri</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/berbagi-ilmu/'>Berbagi Ilmu</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/cisco/'>Cisco</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/internet/'>Internet</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/jaringan/'>Jaringan</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/komputer/'>Komputer</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/switch/'>Switch</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/basobasri.wordpress.com/1932/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/basobasri.wordpress.com/1932/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/basobasri.wordpress.com/1932/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/basobasri.wordpress.com/1932/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/basobasri.wordpress.com/1932/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/basobasri.wordpress.com/1932/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/basobasri.wordpress.com/1932/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/basobasri.wordpress.com/1932/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/basobasri.wordpress.com/1932/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/basobasri.wordpress.com/1932/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/basobasri.wordpress.com/1932/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/basobasri.wordpress.com/1932/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/basobasri.wordpress.com/1932/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/basobasri.wordpress.com/1932/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=basobasri.wordpress.com&amp;blog=6477077&amp;post=1932&amp;subd=basobasri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://basobasri.wordpress.com/2011/03/22/cara-dasar-mengoperasikan-cisco-switch/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1c6b7f1f976b67325322f2d132b3d08a?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">basobasri</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/03/cara-dasar-mengoperasikan-cisco-switch.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">CARA DASAR MENGOPERASIKAN CISCO SWITCH</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif?m=1235253465g" medium="image">
			<media:title type="html">:D</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif?m=1235253465g" medium="image">
			<media:title type="html">:D</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pekoktenan.files.wordpress.com/2009/03/1-cisco-2960.jpg?w=300&#38;h=186" medium="image">
			<media:title type="html">cisco-2960</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pekoktenan.files.wordpress.com/2009/03/2-led1.jpg?w=500&#38;h=295" medium="image">
			<media:title type="html">2-led1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pekoktenan.files.wordpress.com/2009/03/3-rj45.jpg?w=300&#38;h=192" medium="image">
			<media:title type="html">rj45</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pekoktenan.files.wordpress.com/2009/03/3-configpass.jpg?w=496&#38;h=139" medium="image">
			<media:title type="html">configpass</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pekoktenan.files.wordpress.com/2009/03/4-priviladge_mode.jpg?w=500&#38;h=281" medium="image">
			<media:title type="html">priviladge_mode</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pekoktenan.files.wordpress.com/2009/03/5-privilege2.jpg?w=480&#38;h=224" medium="image">
			<media:title type="html">privilege2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pekoktenan.files.wordpress.com/2009/03/6-memory.jpg?w=499&#38;h=110" medium="image">
			<media:title type="html">6-memory</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pekoktenan.files.wordpress.com/2009/03/7-copy.jpg?w=500&#38;h=177" medium="image">
			<media:title type="html">7-copy</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MENGENAL CISCO &amp; CCNA</title>
		<link>http://basobasri.wordpress.com/2011/03/16/mengenal-cisco-ccna/</link>
		<comments>http://basobasri.wordpress.com/2011/03/16/mengenal-cisco-ccna/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Mar 2011 19:05:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Baso Basri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Baso Basri]]></category>
		<category><![CDATA[Berbagi Ilmu]]></category>
		<category><![CDATA[Cisco]]></category>
		<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[Jaringan]]></category>
		<category><![CDATA[Komputer]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://basobasri.wordpress.com/?p=1921</guid>
		<description><![CDATA[Cisco didirikan tahunn 1984 oleh 2 orang staf Stanford University, Leonard Bosack dan Sandy K. Lerner. Cisco bergerak di bidang internetworking, seperti router, bridge, hub, dan switch. Cisco IOS (Internetworking Operating System) adalah sistem operasi yang digunakan pada perangkat router dan switch Cisco. Sistem operasi ini bersifat multitasking yang mempunyai fungsi-fungsi routing, switching, internetworking, dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=basobasri.wordpress.com&amp;blog=6477077&amp;post=1921&amp;subd=basobasri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div style="border:2px solid #0000ff;text-align:justify;padding:5px;">
<p><span style="color:#000000;"><strong><a href="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/03/mengenal-cisca-ccna2.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-1922" title="MENGENAL CISCA &amp; CCNA" src="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/03/mengenal-cisca-ccna2.jpg?w=425" alt=""   /></a>Cisco didirikan tahunn 1984 oleh 2 orang staf Stanford University, Leonard Bosack dan Sandy K. Lerner. Cisco bergerak di bidang internetworking, seperti router, bridge, hub, dan switch.</strong></span><br />
<strong>Cisco IOS (Internetworking Operating System) adalah sistem operasi yang digunakan pada perangkat router dan switch Cisco. Sistem operasi ini bersifat multitasking yang mempunyai fungsi-fungsi routing, switching, internetworking, dan telekomunikasi. Pengoperasiannya menggunakan Command Line Interface (CLI) dan sekumpulan perintah-perintah standar. Pengguna Linux / Unix akan lebih mudah beradaptasi karena ada kemiripan konsep antara Cisco IOS CLI dengan perintah-perintah di Linux / Unix OS</strong><br />
<span style="color:#000000;"><strong><a href="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/03/mengenal-cisca-ccna-13.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1926" title="MENGENAL CISCA &amp; CCNA 1" src="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/03/mengenal-cisca-ccna-13.jpg?w=340&#038;h=209" alt="" width="340" height="209" /></a></strong></span></p>
<p><span style="color:#000000;"><strong>Untuk menghasilkan tenaga profesional yang memahami jaringan komputer secara teori dan praktek pada perangkat buatan Cisco maka Cisco mengadakan program pendidikan yang disebut Cisco Networking Academy Program (CNAP). Untuk biaya sendiri di salah satu lembaga training komputer dari CNAP kemudian tes CCNA sekitar 6 jutaan. Sedangkan biaya untuk ikut tes CCNA saja adalah $250. Namun, jika anda merasa jumlah uang tersebut masih mahal, maka anda masih bisa membeli voucher CCNA lewat orang-orang yang menjual voucher-voucher CCNA di internet. Voucher ini legal karena Cisco yang mengeluarkannya. Dan kenapa murah? karena voucher yang dijual tersebut adalah discounted voucher yang diperuntukkan oleh orang yang ikut CNAP. Namun, tidak melanjutkan hingga tes sertifikasi CCNA. Nah, biasanya yang menjual voucher tersebut sekitar 1,1 juta rupiah (untuk yang discounted voucher CCNA 70%). Dan kemudian untuk dapat tes di Pearson-Vue Test Center harus membayar sekitar 500rb rupiah, tiap Test Center biayanya berbeda. Lumayan bisa menghemat sekitar 900rb rupiah dari yang seharusnya wajib membayar $250 dari tes CCNA. Ya, ini bagi yang berkeinginan langsung tes sertifikasi CCNA saja tanpa melalui jalur akademik CNAP.</strong></span><br />
<span style="color:#000000;"><strong>Untuk sertifikasi Cisco sendiri dapat dilihat di gambar dibawah ini.</strong></span></p>
<p><span style="color:#000000;"><strong><a href="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/03/mengenal-cisca-ccna-21.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1925" title="MENGENAL CISCA &amp; CCNA 2" src="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/03/mengenal-cisca-ccna-21.jpg?w=366&#038;h=236" alt="" width="366" height="236" /></a></strong></span></p>
<p><span style="color:#000000;"><strong>Level sertifikasi di Cisco setelah CCNA (Cisco Certified Network Associate), terdapat CCNP (Cisco Certified Network Professional) dan CCIP (Cisco Certified Internetwork Professional), serta yang paling puncak adalah CCIE (Cisco Certified Internetwork Expert). Seseorang yang mempunyai sertifikat CCNA memiliki ilmu pengetahuan dan kemampuan untuk instalasi, konfigurasi, mengoperasikan dan memecahkan permasalahan (troubleshooting) pada LAN, WAN dan layanan dial access untuk network kecil (dibawah 100 node), termasuk didalamnya penggunaan protokol seperti: IP, IGRP, Serial, Frame Relay, IP RIP, VLAN, RIP, Ethernet, dan Access Lists.</strong></span></p>
<p><span style="color:#000000;"><strong>Untuk tes sertifikasi CCNA yang perlu diperhatikan:</strong></span><br />
<span style="color:#000000;"><strong>1. Exam Number – 640-802</strong></span><br />
<span style="color:#000000;"><strong>2. Total Marks – 1000</strong></span><br />
<span style="color:#000000;"><strong>3. Duration – 90 Minutes</strong></span><br />
<span style="color:#000000;"><strong>4. Passing score – 849</strong></span><br />
<span style="color:#000000;"><strong>5. Questions – 45-55</strong></span><br />
<span style="color:#000000;"><strong>6. Multiple Choice</strong></span><br />
<span style="color:#000000;"><strong>7. Simulations</strong></span><br />
<span style="color:#000000;"><strong>8. Drag and Drop</strong></span></p>
<p><span style="color:#000000;"><strong>Soal-soal tes CCNA bertipe :</strong></span><br />
<span style="color:#000000;"><strong>1. True/False</strong></span><br />
<span style="color:#000000;"><strong>2. Multiple Choice</strong></span><br />
<span style="color:#000000;"><strong>3. Select the Correct Answer</strong></span><br />
<span style="color:#000000;"><strong>4. Select the Three Correct Answers</strong></span><br />
<span style="color:#000000;"><strong>5. Select All That Apply</strong></span><br />
<span style="color:#000000;"><strong>6. Type the command for viewing routes learned from an IP routing protocol.</strong></span><br />
<span style="color:#000000;"><strong>7. Simulations</strong></span></p>
<p><span style="color:#ff0000;"><strong><a title="Dasar Dasar Router Cisco" href="http://basobasri.wordpress.com/2011/02/03/dasar-dasar-router-cisco/" target="_blank">Baca Juga Dasar Dasar Router Cisco Disini</a></strong></span></div>
<br />Filed under: <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/artikel/'>Artikel</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/baso-basri/'>Baso Basri</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/berbagi-ilmu/'>Berbagi Ilmu</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/cisco/'>Cisco</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/internet/'>Internet</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/jaringan/'>Jaringan</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/komputer/'>Komputer</a> Tagged: <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/artikel/'>Artikel</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/baso-basri/'>Baso Basri</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/berbagi-ilmu/'>Berbagi Ilmu</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/cisco/'>Cisco</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/internet/'>Internet</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/jaringan/'>Jaringan</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/komputer/'>Komputer</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/basobasri.wordpress.com/1921/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/basobasri.wordpress.com/1921/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/basobasri.wordpress.com/1921/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/basobasri.wordpress.com/1921/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/basobasri.wordpress.com/1921/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/basobasri.wordpress.com/1921/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/basobasri.wordpress.com/1921/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/basobasri.wordpress.com/1921/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/basobasri.wordpress.com/1921/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/basobasri.wordpress.com/1921/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/basobasri.wordpress.com/1921/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/basobasri.wordpress.com/1921/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/basobasri.wordpress.com/1921/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/basobasri.wordpress.com/1921/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=basobasri.wordpress.com&amp;blog=6477077&amp;post=1921&amp;subd=basobasri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://basobasri.wordpress.com/2011/03/16/mengenal-cisco-ccna/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1c6b7f1f976b67325322f2d132b3d08a?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">basobasri</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/03/mengenal-cisca-ccna2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">MENGENAL CISCA &#38; CCNA</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/03/mengenal-cisca-ccna-13.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">MENGENAL CISCA &#38; CCNA 1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/03/mengenal-cisca-ccna-21.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">MENGENAL CISCA &#38; CCNA 2</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>50 FAKTA TENTANG PRIA</title>
		<link>http://basobasri.wordpress.com/2011/02/04/50-fakta-tentang-pria/</link>
		<comments>http://basobasri.wordpress.com/2011/02/04/50-fakta-tentang-pria/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Feb 2011 13:35:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Baso Basri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Baso Basri]]></category>
		<category><![CDATA[Berbagi Ilmu]]></category>
		<category><![CDATA[Cowok Dan Cewek]]></category>
		<category><![CDATA[Pengetahuan]]></category>
		<category><![CDATA[Tips - Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://basobasri.wordpress.com/?p=1909</guid>
		<description><![CDATA[1. Sebenarnya pria tak mencari wanita yang cantik, yang dicari adalah wanita yang enak dilihat dan mempesona. (Untuk itu, ia selalu meminta Anda berdandan. Bukan karena ia mata keranjang, tetapi mereka ingin Anda terlihat mempesona) 2. Pria sangat benci dikhianati. (Walau mereka egois, keras, dan sok kuat, tetapi mereka adalah makhluk yang rapuh) 3. Detik [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=basobasri.wordpress.com&amp;blog=6477077&amp;post=1909&amp;subd=basobasri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div style="border:2px solid #0000ff;text-align:justify;padding:5px;">
<p><a href="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/02/50-fakta-tentang-pria.jpg"><span style="color:#000000;"><img class="alignleft size-full wp-image-1912" title="50 Fakta Tentang Pria" src="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/02/50-fakta-tentang-pria.jpg?w=425" alt=""   /></span></a><strong><span style="color:#000000;">1. Sebenarnya pria tak mencari wanita yang cantik, yang dicari adalah   wanita yang enak dilihat dan mempesona. (Untuk itu, ia selalu meminta   Anda berdandan. Bukan karena ia mata keranjang, tetapi mereka ingin Anda   terlihat mempesona)</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;"> 2. Pria sangat benci dikhianati. (Walau mereka egois, keras, dan sok  kuat, tetapi mereka adalah makhluk yang rapuh)</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;"> 3. Detik ini ia menyukai Anda, beberapa detik kemudian, ia lupa dan   malah asyik bersama teman-temannya. (Hal ini wajar, tetapi bukan berarti   Anda tak pernah ada di hatinya)</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;"> 4. Jika ia mengatakan “Ya, memang aku nggak ngerti kamu,” itu artinya   pemikiran dia dan Anda berbeda. (Bukan berarti tak bisa bersatu, tetapi   coba untuk saling memahami satu sama lain)</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;"> 5. Dalam sehari, ia akan sibuk bermain dan menjalani aktivitasnya   bersama teman-temannya. Tetapi percayalah, saat ia bersiap untuk tidur,   Anda selalu terbersit di dalam benaknya. (Dan percayalah, mereka suka   senyum-senyum sendiri saat membayangkan betapa cantiknya Anda hari ini)</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;"> 6. “Kamu lagi ngapain?” atau “Sudah makan belum?” adalah kalimat yang   paling sering diucapkan pria saat di telepon. (Mereka memang bukan   makhluk yang pandai berbasa-basi, tetapi mereka sungguh ingin tahu semua   hal detail soal Anda)</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;"> 7. Jika seorang pria benar-benar mencintai Anda, ia akan menerima Anda   apa adanya. Tak peduli Anda gemuk, hitam atau berjerawat. (Mereka   mungkin akan memberi saran pada Anda untuk diet saat Anda merasa gemuk,   tetapi mereka tulus mencintai Anda)</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;"> 8. Pria sangat tergila-gila saat melihat senyuman Anda. (Untuk itu   jangan memelihara cemberut di wajah Anda, tersenyum dan buatlah ia   semakin terpesona)</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;"> 9. Pria akan melakukan apa saja untuk meraih perhatian Anda. (Termasuk   memamerkan kisahnya dengan sang mantan, walau terkadang hal ini tak   perlu diceritakannya pada Anda)</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;"> 10. Pria tak suka jika Anda bercerita soal mantannya. (Walau kadang ia   suka pamer soal mantannya kepada Anda, tapi ia sangat cemburu jika ia   mendengar cerita soal mantan Anda)</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;"> 11. Jika pria ingin bertemu dengan orang tua Anda, jangan ragu dan malu.  Ia serius dengan Anda lho!</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;"> 12. Pria ingin selalu berbagi semua hal dengan Anda, namun terkadang ia   tak bisa mengungkapkan semua hal dengan baik. (Untuk itu, jangan paksa   dirinya bercerita jika memang ia belum siap untuk bercerita)</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;"> 13. Sesekali, pria menangis. (Semua bayi, pria maupun wanita menangis,   dan pria dewasa juga memiliki rasa sedih, saat mereka kecewa dan sedih,   mereka pun bisa menangis seperti Anda. Berikan pelukan dan dukungan   padanya, karena Anda ada untuknya)</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;"> 14. Jangan berusaha membuat pria marah, karena mereka adalah makhluk  temperamen yang mudah marah.</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;"> 15. Pria adalah makhluk simple, mereka bukan tipikal yang selalu  berharap dan berandai-andai.</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;"> 16. Pria akan mencoba mendapatkan hati wanita yang memutuskannya,   sebelum akhirnya mereka berusaha melupakannya. (Inilah yang membuat   mereka getol menelepon Anda setelah habis putus, dan kemudian akhirnya   menyerah karena Anda memberikan respon yang negatif)</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;"> 17. Saat Anda membuat seorang pria jatuh cinta, selamanya ia tak akan   pernah bisa melupakannya. (Untuk itu bisa dibilang pria lebih rapuh dan   sulit melupakan ketimbang wanita)</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;"> 18. Jangan pernah berkata padanya, “Mmhhh… ah tidak lupakan saja” karena   hal ini akan membuat ia bertanya-tanya dan bahkan curiga pada Anda.   (Seperti halnya wanita, mereka juga makhluk yang sensitif dan ingin   tahu)</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;"> 19. Pria tak akan pernah bisa tidur, jika perlahan Anda mengusap   punggungnya. Dan membelai lembut kepalanya. (Percayalah, jika Anda   melakukan ini pada kekasih Anda, maka ia akan terus menerus merindukan   Anda)</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;"> 20. Pria selalu memiliki cara untuk memuji Anda (baca: merayu  Anda)[break]</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;"> 21. Jika pria ragu-ragu dan terlihat berpikir keras saat Anda menyatakan   pendapat atau meminta mereka melakukan sesuatu, artinya mereka tidak   mau melakukannya. (Kebanyakan pria akan berbohong dan melakukan hal yang   tak ingin ia lakukan untuk wanita yang ia cintai. Tapi percayalah,   mereka sangat menderita dan merasa terkekang)</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;"> 22. Jika Anda berkata tidak, yang ada di dalam pikiran pria adalah “Akan   aku coba lagi” (Masih ingat kan saat ia meminta Anda menjadi   kekasihnya?)</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;"> 23. Anda tak akan pernah bisa membuat pria mengerti dalam sekali   berbicara saja. Mereka makhluk yang cerdas, tetapi terkadang sulit bagi   mereka untuk mengerti Anda. (Begitulah pria menyebut wanita sebagai   makhluk yang sulit dimengerti)</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;"> 24. Pria benci gay! (Bukan bermaksud diskriminasi atau jahat, tetapi   terkadang mereka tak habis pikir, mengapa seseorang bisa menyukai sesama   jenisnya. Dan terkadang mereka malah takut dan cenderung menutup   pertemanan dengan mereka yang berhubungan dengan sesama jenis)</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;"> 25. Pria sangat menyayangi ibunya.</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;"> 26. Pria akan menyisihkan sebagian uangnya hanya untuk membeli hadiah  kecil untuk Anda.</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;"> 27. Pria sering berpikir tentang wanita yang mungkin menyukai mereka   (termasuk si centil yang sering kali membuat Anda jengkel dengan SMS-SMS   genitnya), tetapi bukan berarti mereka menyukai wanita itu lho.</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;"> 28. Anda tak akan pernah bisa mengerti pria, kecuali Anda menyediakan   waktu untuk mendengar keluh kesah mereka dan bukan melulu bercerita   tentang diri Anda.</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;"> 29. Jika seorang pria dengan sungguh-sungguh mengatakan, Anda adalah   satu-satunya orang yang dicintainya, percayalah, perkataannya tulus dari   dalam hati.</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;"> 30. Bukan pria saja yang gemar bergosip, di antara teman prianya, mereka  juga seringkali bergosip.</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;"> 31. Wanita, adalah kelemahan setiap pria. (Mereka tak akan tahan melihat   air mata jatuh dari mata Anda. Mereka juga tak suka melihat Anda   bersedih)</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;"> 32. Tak seperti wanita, pria lebih jujur dan terbuka tentang diri  mereka. Mereka lebih menerima kekurangan apa adanya.</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;"> 33. Boleh saja membuat pria penasaran pada Anda, tetapi jika digantung  terlalu lama, mereka juga bisa bosan dan jenuh lho.</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;"> 34. Percaya atau tidak, pria adalah juri yang adil dan baik.</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;"> 35. Walau terkadang mereka berkesan jorok, tetapi pada dasarnya pria  suka kebersihan, aroma wangi, dan keindahan.</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;"> 36. Pria lebih suka pada wanita yang menghargai dirinya apa adanya.</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;"> 37. Pria mencintai seorang wanita yang bisa menjadi sahabat, sekaligus  kekasih baginya.</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;"> 38. Jika ada seorang pria yang menceritakan masalahnya, Anda cukup   mendengarkannya. Jangan beri nasehat atau menyalahkan dirinya.</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;"> 39. Jika ada seorang pria menyukai Anda, lihat lebih jauh ke dalam   matanya. (Mata adalah jendela hati, dan ia tak pernah berbohong)</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;"> 40. Pria selalu memiliki cara untuk menghindarkan Anda dari pria lain.  (Salah satunya dengan menolak diajak jalan ke mall)</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;"> 41. Pria lebih menyukai wanita yang cerdas, ketimbang wanita yang hanya  tahu soal make up dan rok mini.</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;"> 42. Pria adalah sosok yang sok tahu, mereka malu bertanya kepada wanita   apa yang diinginkan. Alhasil, tebakan mereka seringkali meleset.</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;"> 43. Ketika pria menginginkan sesuatu, mereka akan membayangkannya.   Tetapi mereka tak mau terlibat terlalu jauh. Mereka lebih cenderung   memendam dalam-dalam keinginan mereka jika tahu keinginan itu sulit   terwujud.</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;"> 44. Pria adalah makhluk yang payah dalam soal rahasia. Mereka hampir tak  bisa menyimpan rahasia dengan baik.</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;"> 45. Terkadang, pria terlalu banyak berpikir negatif ketimbang positif.</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;"> 46. Fantasi pria soal wanita adalah satu-satunya fantasi yang tak   mungkin dibatasi. (Sekalipun mereka telah memiliki pasangan dan   keluarga)</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;"> 47. Tinggi badan mungkin bukan masalah yang terlalu penting bagi pria,   tetapi mereka cukup peduli pada berat badan (wanita khususnya, termasuk   Anda)</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;"> 48. Jika pria mulai serius dengan hubungannya, maka mereka akan menjadi   makhluk yang super posesif. (Inilah mengapa ia selalu berusaha  menjemput  dan mengantar Anda, serta selalu mengecek inbox message di  dalam  handphone Anda)</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;"> 49. Jika Anda tahu bagaimana menaklukkan pria Anda, mereka tak akan  pernah bisa jauh dari Anda.</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;"> 50. Bagi pria, melupakan seseorang membutuhkan waktu yang lebih lama  dari seumur hidup.</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;">#Sumber : <a title="Blog Agung" href="http://agungsiddiq.blogspot.com/">Agung Siddiq</a><br />
</span></strong></p>
</div>
<br />Filed under: <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/baso-basri/'>Baso Basri</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/berbagi-ilmu/'>Berbagi Ilmu</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/cowok-dan-cewek/'>Cowok Dan Cewek</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/pengetahuan/'>Pengetahuan</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/tips-tips/'>Tips - Tips</a> Tagged: <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/baso-basri/'>Baso Basri</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/berbagi-ilmu/'>Berbagi Ilmu</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/cowok-dan-cewek/'>Cowok Dan Cewek</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/pengetahuan/'>Pengetahuan</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/tips/'>Tips</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/basobasri.wordpress.com/1909/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/basobasri.wordpress.com/1909/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/basobasri.wordpress.com/1909/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/basobasri.wordpress.com/1909/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/basobasri.wordpress.com/1909/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/basobasri.wordpress.com/1909/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/basobasri.wordpress.com/1909/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/basobasri.wordpress.com/1909/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/basobasri.wordpress.com/1909/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/basobasri.wordpress.com/1909/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/basobasri.wordpress.com/1909/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/basobasri.wordpress.com/1909/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/basobasri.wordpress.com/1909/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/basobasri.wordpress.com/1909/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=basobasri.wordpress.com&amp;blog=6477077&amp;post=1909&amp;subd=basobasri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://basobasri.wordpress.com/2011/02/04/50-fakta-tentang-pria/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1c6b7f1f976b67325322f2d132b3d08a?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">basobasri</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/02/50-fakta-tentang-pria.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">50 Fakta Tentang Pria</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>DASAR-DASAR ROUTER CISCO</title>
		<link>http://basobasri.wordpress.com/2011/02/03/dasar-dasar-router-cisco/</link>
		<comments>http://basobasri.wordpress.com/2011/02/03/dasar-dasar-router-cisco/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Feb 2011 16:16:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Baso Basri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Baso Basri]]></category>
		<category><![CDATA[Berbagi Ilmu]]></category>
		<category><![CDATA[BIOS]]></category>
		<category><![CDATA[CMOS]]></category>
		<category><![CDATA[Dasar]]></category>
		<category><![CDATA[Data]]></category>
		<category><![CDATA[Diary Ku]]></category>
		<category><![CDATA[Hardisk]]></category>
		<category><![CDATA[Hardware]]></category>
		<category><![CDATA[Hotspot]]></category>
		<category><![CDATA[Hub]]></category>
		<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[IP Address]]></category>
		<category><![CDATA[Jaringan]]></category>
		<category><![CDATA[Kabel]]></category>
		<category><![CDATA[Kabel Jaringan]]></category>
		<category><![CDATA[Karya]]></category>
		<category><![CDATA[Karya tulis]]></category>
		<category><![CDATA[Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Notebook]]></category>
		<category><![CDATA[OS]]></category>
		<category><![CDATA[Pelajaran]]></category>
		<category><![CDATA[Pengetahuan]]></category>
		<category><![CDATA[Router]]></category>
		<category><![CDATA[Sharing]]></category>
		<category><![CDATA[SMKN 36]]></category>
		<category><![CDATA[Software]]></category>
		<category><![CDATA[Switch]]></category>
		<category><![CDATA[System]]></category>
		<category><![CDATA[Tips - Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Troubleshooting]]></category>
		<category><![CDATA[Windows]]></category>
		<category><![CDATA[Cisco]]></category>
		<category><![CDATA[Dekstop]]></category>
		<category><![CDATA[DOWNLOAD]]></category>
		<category><![CDATA[Harddisk]]></category>
		<category><![CDATA[Karya Tulis]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://basobasri.wordpress.com/?p=1878</guid>
		<description><![CDATA[Komponen Dasar Router Cisco Sebelum mulai melakukan setup konfigurasi router Cisco, langkah awal yang perlu kita ketahui adalah mengenal komponen dasar router Cisco. Sekalipun cisco memiliki berbagai model seperti 1600, 1750 sampai dengan model 7500, namun memiliki komponen dasarnya yang sama. 1 Prosesor Seperti juga komputer, router Cisco memiliki prosesor alias central processing unit (CPU). [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=basobasri.wordpress.com&amp;blog=6477077&amp;post=1878&amp;subd=basobasri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div style="border:2px solid #f3300f;text-align:justify;padding:5px;">
<h2 style="text-align:center;"><strong><a href="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/02/dasar-dasar-router-cisco.jpeg"><span style="color:#000000;"><img class="alignleft size-full wp-image-1879" title="DASAR-DASAR ROUTER CISCO" src="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/02/dasar-dasar-router-cisco.jpeg?w=425" alt=""   /></span></a><span style="color:#0000ff;">Komponen Dasar Router Cisco</span></strong></h2>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;">Sebelum mulai melakukan setup konfigurasi router Cisco, langkah awal yang perlu kita ketahui adalah mengenal komponen dasar router Cisco. Sekalipun cisco memiliki berbagai model seperti 1600, 1750 sampai dengan model 7500, namun memiliki komponen dasarnya yang sama.</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">1 Prosesor </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Seperti juga komputer, router Cisco memiliki prosesor alias central processing unit (CPU). Antara satu jenis router dengan router lainnya mungkin memiliki prosesor yang berlainan. </span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">2 Memori </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Ada 4 jenis memory pada router Cisco Read only Memory (ROM) Flash memory </span><span style="color:#000000;">Random access memory (RAM) Non volatile RAM (NVRAM).</span></strong></p>
<h2 style="text-align:center;"><strong><span style="color:#0000ff;">Tab</span><span style="color:#0000ff;">el penamaan interface dengan modul tetap</span></strong></h2>
<div style="text-align:justify;"><strong><a href="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/02/02.gif"><span style="color:#000000;"><img class="aligncenter" style="border:0 none;" src="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/02/02.gif?w=320&#038;h=114" border="0" alt="" width="320" height="114" /></span></a></strong></div>
<h2 style="text-align:center;"><strong><span style="color:#0000ff;">Tabel penamaan interface dimana memiliki banyak slot</span></strong></h2>
<h2 style="text-align:justify;"><strong><a href="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/02/01.gif"><span style="color:#000000;"><img class="aligncenter" style="border:0 none;" src="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/02/01.gif?w=320&#038;h=104" border="0" alt="" width="320" height="104" /></span></a></strong></h2>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;">PC tersebut harus disambungkan ke router tersebut dengan salah satu dari </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">cara berikut: </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">! Melalui console port </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">! Melalui Network </span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">1. Port Console </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Console port adalah sebuah port pada router yang disediakan untuk menghubungkan router tersebut pada “dunia luar”. Setelah Router terhubung dengan PC, Router dapat dikonfigurasi dengan menjalankan applikasi HyperTerminal dari PC. Semua router Cisco memiliki sebuah port console pada bagian belakangnya. Port console akan berfungsi sebagai gerbang akses komunikasi langsung ke dalam router Cisco. Standar port console menggunakan koneksi serial asynchronous EIA/TIA-232 atau lebih dikenal dengan sebutan RS-232. Konektor fisik dari port console sendiri tergantung dari jenis routernya. Untuk router kelas kecil menengah umumnya menggunakan konektor jenis RJ45, sedangkan untukkelas yang lebih besar umumnya menggunakan DB25 sebagai konkeotrny.</span></strong></p>
<h2 style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">Auxiliary port</span></strong></h2>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;">Sebagian besar router Cisco memiliki port auxiliary. Seperti juga pada port console, port auxiliary menggunakan standar koneksi serial asynchronous EIA/TIA-232 untuk komunikasi langsung ke router Cisco. Port auxiliary sendiri lebih sering dipergunakan untuk alternatif akses langsung ke router cisco melalui modem, misalnya pada kondisi dimana network path dari router terganggu, maka administrator dapat memanfaatkan mengakses router Cisco melalui modem yang terkoneksi pada port auxiliary.</span></strong></p>
<h2 style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">Konfigurasi Router</span></strong></h2>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;">Seperti dijelaskan sebelumnya, ada 2 jenis konfigurasi IOS, yaitu: </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">! Konfigurasi yang sedang running dan menetap pada RAM </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">! Konfigurasi startup dan menetap pada NVRAM </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Kita dapat melakukan perubahan setiap saat pada konfigurasi IOS yang sedang aktif atau running. Dampak atas perubahan pun langsung terjadi seketika. Tetapi jangan lupa, setiap perubahan pada konfigurasi yang sedang running harus di simpan di dalam NVRAM sebagai konfigurasi startup.</span></strong></p>
<h2 style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">Inisialisasi Konfigurasi Router</span></strong></h2>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;">Selain dengan port console, router dapat dikonfigurasi dengan PC yang terhubung dengan Router melalui network. Cara ini hanya bisa digunakan untuk melihat konfigurasi dan memodifikasi konfigurasi pada router. Mengapa ? Karena sebuah router hanya akan terhubung ke network jika Network Interface-nya sudah terkonfigurasi dengan benar. Di sisi lain, cara ini juga mempunyai kelebihan. Dengan cara ini, network administrator lebih leluasa menempatkan PC-nya untuk memodifikasi konfigurasi router. Network administrator bisa menempatkan PC-nya di mana saja, asalkan PC tersebut bisa terhubung ke Router melalui jaringan. Dengan cara ini, Network administrator membutuhkan applikasi telnet untuk mengkonfigurasi Router tersebut.</span></strong><br />
<strong></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;">Berikut adalah langkah-langkah menggunakan telnet pada PC dengan Sistem Operasi Windows: </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">! Jalankan command prompt (atau MS DOS prompt pada Windows 9x) </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">! Ketik perintah berikut pada command prompt: </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">! C:\&gt; telnet IP-address-Router</span></strong></p>
<div style="text-align:justify;"><strong><a href="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/02/03.gif"><span style="color:#000000;"><img class="aligncenter" style="border:0 none;" src="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/02/03.gif?w=383&#038;h=562" border="0" alt="" width="383" height="562" /></span></a></strong></div>
<h2 style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">Tingkat Akses Perintah</span></strong></h2>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;">Untuk tujuan keamaan, perintah-perintah yang bisa dijalankan dari CLI dibagi menjadi </span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;">! User Mode </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">User Mode ditujukan untuk melihat status router. Perintahperintah yang diizinkan pada mode ini tidak bisa mengubah konfigurasi router, sehingga mode ini lebih aman ketika seorang network administrator hanya ingin melihat status router dan tidak ingin mengubah konfigurasi. </span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;">! Privileged Mode </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Privileged Mode mempunyai tingkat akses yang lebih tinggi. Dengan mode ini, network administrator bisa mengubah configurasi router. Oleh karena itu, mode ini sebaiknya digunakan dengan hati-hati sekali untuk menghindari perubahan yang tidak diinginkan pada router tersebut.</span></strong></p>
<h2 style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">Mengubah Konfigurasi Router</span></strong></h2>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;">Setup Dialog tidak dirancang untuk memodifikasi Konfigurasi Router ataupun membuat Konfigurasi Router yang komplex. Oleh karena itu, untuk keperluan ini, harus dilakukan secara manual dengan memasuki Mode Konfigurasi. Pengubahan konfigurasi ini bisa dilakukan langsung melalui console atau secara remote melalui jaringan. Setelah PC terhubung ke router, maka network administrator harus memasuki Privileged Mode dulu.</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;">Contoh mengubah konfigurasi router </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">! router con0 is now available </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">! Press RETURN to get started </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">! router &gt; </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">! router &gt; enable </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">! router # configure terminal </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">! router (config) # interface ethernet 0 </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">! router (config-if) # description IT Department LAN </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">! router (config-if) # exit </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">! router (config) # exit </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">! router #</span></strong><br />
<strong></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;"><span style="color:#ff0000;">Mengamankan Router dengan Password </span><br />
Untuk menyulitkan orang yang tidak berhak mengubah dan mengacau konfigurasi router, maka router tersebut perlu dilindungi dengan kata sandi </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">(password). </span></strong><br />
<strong></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;">1. Password untuk console </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Jika password diaktifkan pada console, maka user tidak bisa begitu saja mendapatkan akses ke router melalui console tanpa </span><span style="color:#000000;">menuliskan password console terlebih dahulu. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Contoh membuat password untuk console </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">• Router(config) # line console 0 </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">• Router(config-line) # login </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">• Router(config-line) # password kunci </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">• Router(config-line) # exit </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">• Router(config) # exit </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">• Router(config) #</span></strong><br />
<strong></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;"><span style="color:#ff0000;">Password untuk Virtual Terminal </span><br />
Virtual Terminal ini akan digunakan ketika user ingin mendapatkan akses melalui jaringan dengan applikasi telnet. Password Virtual Terminal ini harus dikonfigurasi sebelum user bisa mendapatkan akses melalui jaringan. Tanpa password, koneksi melalui jaringan akan ditolak oleh router dan router akan memberikan pesan berikut: </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Password required, but none set </span></strong><br />
<strong></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;">Cara mengkonfigurasi password pada Virtual Terminal. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Contoh: </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Router(config) # line vty 0 4 </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Router(config-line) # password test </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Router(config-line) # exit </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Router(config) # exit </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Router(config) #</span></strong></p>
<h2 style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">Password untuk mode priviledge</span></strong></h2>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;">Setelah user menuliskan password dengan benar untuk mendapatkan akses ke router baik melalui jaringan ataupun console, maka user akan memasuki user mode. Jika password untuk mode priviledge dikonfigurasi, maka user juga harus menuliskan password lagi untuk masuk ke mode itu. Perintah yang digunakan untuk memberi password pada mode ini adalah enable password, atau enable secret. Perbedaan antara kedua perintah tersebut adalah bahwa perintah enable secret membuat password-nya terenkrip sedangkan enable password tidak. Kedua perintah tersebut juga bisa dituliskan kedua-duanya dalam mode konfigurasi global, dan keduanya juga bisa mempunyai password yang berbeda. Namun jika keduanya diletakkan pada konfigurasi, maka password pada enable secret yang akan digunakan untuk memasuki privileged mode.</span></strong><br />
<strong></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;">Mengkonfigurasi Interface </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Tugas router adalah meneruskan paket-paket dari sebuah network ke network yang lainnya. Sebuhungan dengan tugas tersebut, network interface harus dikonfigurasi sesuai dengan karakteristik-nya. Perintah interface pada mode konfigurasi global disediakan untuk mengkonfigurasi interface-interface pada router. Ada berbagai tipe interface yang dikonfigurasi dengan perintah ini antara lain: Ethernet, Token Ring, FDDI, serial, HSSI, loopback, dialer, null, anync, ATM, BRI, dan tunnel. Dalam </span><span style="color:#000000;">tulisan ini, hanya Ethernet dan Serial saja yang akan dibahas lebih lanjut. </span></strong><br />
<strong></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;">Contoh konfigurasi interface ethernet </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Router# configure terminal </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Router(config)# interface ethernet 1/0 </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Router(config-if)# description LAN pada Department IT </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Router(config-if)# ip address 172.16.148.1 255.255.255.128 </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Router(config-if)# exit </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Router(config)# exit </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Router#</span></strong></p>
<h2 style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">Mengkonfigurasi Serial Interface</span></strong></h2>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;">Serial interface adalah interface yang seringkali digunakan untuk koneksi ke WAN (Wide Area Network). Koneksi serial membutuhkan clocking untuk sinkronisasi. Dan oleh karena itu, hubungan serial ini harus mempunyai 2 sisi, yaitu DCE (data circuitterminating equipment_ dan DTE (data terminal equipment). DCE menyediakan clocking dan DTE akan mengikuti clock yang diberikan oleh DCE. Kabel DCE mempunyai koneksi female (perempuan), sedangkan kabel DTE mempunyai koneksi male (jantan).</span></strong><br />
<strong></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;">Men-disable sebuah interface </span><span style="color:#000000;">Kadangkala kita perlu mematikan/mendisable sebuah interface </span><span style="color:#000000;">untuk keperluan troubleshooting ataupun administratif. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Contoh : mematikan interface </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Router(config)# interface serial 0 </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Router(config-if)# shutdown </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Router(config-if)# exit </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Router(config)# </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Contoh : menghidupkan interface </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Router(config)# interface serial 0 </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Router(config-if)# no shutdown </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Router(config-if)# exit </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Router(config)#</span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Routing </span></strong><br />
<strong></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;">Akhirnya, setelah interface terkonfigurasi, router memerlukan sebuah </span><span style="color:#000000;">proses agar router tahu bagaimana dan kemana sebuah paket harus </span><span style="color:#000000;">diteruskan. Proses ini disebut proses routing. </span></strong><br />
<strong></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;">Routing dapat dikelompokkan menjadi 2 kelompok, yaitu: </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">1. Static Routing </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">2. Dynamic Routing </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Adapun format penulisan adalah: </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">ip route network [mask] {alamat | interface } </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">dimana: </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">• Network adalah network tujuan </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">• Mask adalah subnet mask </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">• Alamat adalah IP address ke mana network akan dilewatkan </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">• Interface adalah nama interface yang digunakan untuk melewatkan paket yang ditujukan</span></strong></p>
<h2 style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">Menyimpan dan Mengambil Konfigurasi</span></strong></h2>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;">Berbagai konfigurasi yang telah kita tuliskan dengan perintah configure terminal hanya akan disimpan pada RAM yang merupakan memory volatile. Jika konfigurasi ini tidak disimpan di NVRAM, maka konfigurasi tersebut akan hilang ketika router dimatikan atau direstart. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Secara default, Router akan mengambil konfigurasi dari NVRAM saat start up, meletakkannya di RAM, dan kemudian menggunakan konfigurasi yang ada pada RAM untuk beroperasi. Untuk menyimpan konfigurasi yang ada di RAM ke NVRAM, diperlukan baris perintah berikut pada privileged mode: </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Router# copy running-config startup-config </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Sebaliknya, untuk mengambil konfigurasi yang ada di NVRAM dan meletakkannya pada RAM, dapat digunakan perintah berikut pada privileged mode: </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Router# copy startup-config running-config</span></strong></p>
<h2 style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">Beberapa Tips</span></strong></h2>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;">Bekal pengetahuan dasar pada bab-bab di atas sebenarnya telah cukup berguna untuk segera memulai percobaan-percobaan dan mempelajari router lebih lanjut. Namun untuk melengkapi dan memudahkan proses belajar, ada baiknya anda juga mengetahui beberapa tips agar mudah mengetahui perintah-perintah apa saja yang bisa dijalankan dan format penggunaannya. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Mengetahui perintah apa saja yang bisa dijalankan Pada mode apa saja, anda bisa mengetikkan tanda (?) pada prompt. Dengan mengetikkan tanda tersebut, router akan memberitahukan apa saja yang bisa anda tuliskan pada prompt tersebut. Melihat perintah-perintah apa saja yang berlaku pada prompt router&gt; ?</span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Perintah yang tidak lengkap dan Auto Completion Sebuah perintah pada router tidak harus dituliskan secara lengkap jika perintah tersebut tidak ambiguous. Dengan fasilitas ini, administrator bisa menghemat waktu karena tidak harus mengetikkan semua perintah secara lengkap. </span></strong><br />
<strong></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;">Contoh perintah yang tidak lengkap </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Router # sh ru </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Building configuration… </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Current configuration : 4479 bytes </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">! </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">! Last configuration change at 12:23:26 UTC Fri Oct 10 2003 </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">! </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">……… dan selanjutnya ………</span></strong></p>
<h2 style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">METODOLOGI PERANCANGAN LAN</span></strong></h2>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;">Jaringan lokal atau Local Area Network adalah sekumpulan dua atau lebih komputer yang berada dalam batasan jarak lokasi satu dengan yang lain, yang saling terhubung langsung atau tidak langsung. LAN dibedakan atas cara komputer tersebut saling terkoneksi, baik secara logik maupun fisik. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Sebuah PC atau komputer dalam sebuah LAN disebut sebagai node, node bisa berupa server atau workstation yang kadang disebut sebagai station saja. Minicomputer atau Mainframe berfungsi sebagai host untuk sebuah dumb-terminal atau PC (diskless workstation). LAN yang mengkoneksikan node melalui jaringan publik telepon atau dedicated biasa disebut sebagai Wide Area Network (WAN). Node terkoneksi ke jaringan melalui Network Interface Card (NIC) atau network adapter. NIC terkoneksi ke jaringan secara langsung atau tidak langsung. Setiap node minimal mempunyai satu interface, tidak tertutup kemungkinan sebuah node dipasang dua atau lebih interface untuk koneksi yang simultan ke beberapa jaringan sekaligus. Kemungkinan ini menjadi salah satu solusi alternatif untuk menggantikan dedicated-router dengan sebuah PC yang berfungsi sebagai router.</span></strong></p>
<h2 style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">Topologi</span></strong></h2>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;">Dalam jaringan server-base sebuah server mengatur akses resource (file dan print) untuk workstation. Server menjalankan Network Operating System (NOS) untk menyediakan layanan dan mengotentifikasi workstation/user dan klien menjalankan software NOS-client. Server bisa berbentuk dedicated yang berfungsi hanya sebagai server, contohnya server Novell NetWare, ada juga yang mempunyai dua fungsi sekaligus bisa dipakai sebagai layaknya sebuah workstation. </span></strong><br />
<strong></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;"><span style="color:#ff0000;">Arsitektur Jaringan </span><br />
Arsitektur Jaringan terdiri dari perkabelan, topologi, media metoda akses dan format paket. Arsitektur yang umum digunakan dalam jaringan adalah berbasis kabel elektrik, melalui perkembangan teknologi optik kini banyak digunakan juga serat kabel optik sebagai media alternatif beserta kelebihan dan kekurangannya.</span></strong><br />
<strong></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Perangkat Keras </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Perangkat keras jaringan yang berbasis PC adalah komputer itu sendiri, kartu jaringan, kabel, konektor, konsentrator kabel, pelindung dan perlengkapan tambahan (tools). </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Selain peralatan fisik juga dibutuhkan peralatan bantuan untuk pengerjaan pemasangan kabel seperti crimper, AVOmeter dan network tester. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Network tester cukup mahal, bisa ribuan dollar, untuk jaringan kecil bisa cukup dengan AVOmeter saja untuk memastikan kondisi sambungan yang dilakukan crimper layak digunakan. </span></strong><br />
<strong></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Perangkat Lunak </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Perangkat lunak jaringan terdiri dari driver interface (NIC), Sistem Operasi Jaringan atau Network Operating System (NOS), Aplikasi Jaringan, Aplikasi Manajemen dan Aplikasi Diagnostik/Monitoring dan Aplikasi Backup. Beberapa dari elemen-elemen ini terbundel dalam satu paket NOS dan sebagian berbentuk sebagai third-party software. Driver menjembatani kartu jaringan dengan perangkat lunak jaringan di sisi server maupun workstation.</span></strong></p>
<h2 style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">Network Aware Application</span></strong></h2>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;">Adalah bundel aplikasi server yang didesain khusus untuk sistem jaringan. Aplikasi ini mempunyai sifat aware terhadap sistem jaringan seperti pencatatan akses, pembatasan akses tertentu, dll. Aplikasi yang canggih dalam dunia client/server bahkan bisa membagi proses ke mesin-mesin lain yang terpisah. Di Linux contohnya adalah proyek Beowulf. </span></strong><br />
<strong></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;">2. Network Management Software </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Adalah perangkat lunak yang berfungsi memonitor jaringan. Elemen yang dimonitor bisa berupa aktivitas jaringan, hidup/matinya node, dll. Protokol Simple Network Management Protocol berfungsi untuk hal ini, jika semua node </span><span style="color:#000000;">mendukung SNMP-agent maka perangkat lunak monitoring dapat memantau semua aktivitas yang terjadi di node misalnya kinerja processor, penggunaan RAM, trafik input/output dll. Salah satu aplikasi ini yang dikembangkan di Linux adalah NetSaint dan MRTG (Multi Router Traffic Grapher). </span><span style="color:#000000;">Aplikasi Backup dalam NOS menjadi salah satu hal yang penting dalam jaringan, NOS biasanya sudah membundel aplikasi ini dalam paketnya. Backup </span><span style="color:#000000;">bisa dilakukan secara software ataupun hardware, secara software seorang admin bisa melakukan remote backup ke mesin lain secara berkala, secara hardware backup biasanya dilakukan dengan disk-mirroring.</span></strong></p>
<h2 style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">Antisipasi Pengembangan</span></strong></h2>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;">Pengembangan jaringan meliputi 4 tahap yang harus dilalui untuk mendapatkan hasil yang sempurna dalam jaringan. Keempat tahap tersebut adalah planning (perencanaan), design (perancangan), implementation (implementasi) dan operation (operasional). </span></strong><br />
<strong></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;"><span style="color:#ff0000;">Perencanaan </span><br />
Tahap awal ini bertujuan untuk mendapatkan needs (kebutuhan), keinginan (desirability) dan kepentingan (interest). Untuk mendapatkan ketiga hal ini harus dilakukan survey ataupun wawancara terhadap user. Selain itu harus ditentukan pendekatan yang paling feasible untuk tahapan selanjutnya. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Satu langkah yang paling penting dalam perencanaan jaringan ini adalah pencarian/investigasi dalam konteks sebelum jaringan terbentuk. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Investigasi ini ditujukan untuk mencari pola kerja, alur, trafik dan kemungkinan bottleneck di dalam jaringan, selain itu investigasi ini bisa membantu dalam kemungkinan kebutuhan di masa selanjutnya. Berbicara dengan user langsung akan mendapatkan input yang lebih signifikan tentang kebutuhan mereka, keinginan dan mungkin juga ketakutan user. Sebagai admin anda harus bekerjasama dengan user.</span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Langkah selanjutnya adalah merancang biaya dengan batasan faktorfaktor kebutuhan dan keinginan di atas. Elemen-elemen yang menyangkut pembiayaan antara lain: </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">• Kabel, biaya kabel itu sendiri dan proses instalasinya, bisa terjadi biaya instalasi lebih tinggi dari biaya kabel itu sendir. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">• Perangkat Keras, seperti komputer, NIC, terminator, hub dll. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">• Perangkat Lunak, NOS, client dan berbagai aplikasinya. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">• Pelindung Jaringan, seperti Uninterruptible Power System (UPS), anti petir, spark arrester. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">• Biaya habis, biaya konsultan, arsitek maupun operator pada saat instalasi. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">• Biaya berjalan, seperti biaya bulanan bandwidth, listrik, AC, gaji admin dan operator. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">• Biaya pelatihan untuk administrator dan user.</span></strong></p>
<h2 style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">Perancangan</span></strong></h2>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;">Tahap ini merupakan detail perencanaan di atas. Dalam tahap ini faktor-faktor yang ada dalam perencanaan dijabarkan secara detail untuk kebutuhan tahap selanjutnya pada saat implementasi. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Perancangan jaringan adalah proses yang mystic-mixture art, science, keberuntungan (luck) dan accident (terjadi begitu saja). Meskipun penuh dengan proses yang misterius ada banyak jalan dan strategi untuk melaluinya </span></strong><br />
<strong></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;">Faktor-faktor yang ada dalam perencanaan : </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">a. Jumlah node dan pendelegasian tugas. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">b. Pendefinisian Operasional Jaringan. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">c. Pendefinisian Administrasi Keamanan. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">d. Pendefinisian Administratif Jaringan. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">e. Checklist dan Worksheet.</span></strong></p>
<h2 style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">Implementasi</span></strong></h2>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;">Pemasangan jaringan secara aktual terjadi pada tahap implementasi. Di tahap ini semua rencana dan rancangan diterapkan dalam pekerjaan fisik jaringan. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Beberapa pertimbangan dan saran dalam melakukan instalasi jaringan: </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">! Tetap informasikan ke user apapun yang terjadi selama pemasangan. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">! Dapatkan diagram eksisting jaringan, jika terjadi kemungkinan kabel yang sudah eksis tetap bisa dipakai sebagai backup/cadangan </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">! Tes semua komponen sebelum dipasang dan tes setelah terpasang. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">! Kabel dan komponen harus dipasang oleh orang yang mengerti hal tersebut. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">! Jangan melanjutkan ke langkah berikutnya sebelum memastikan langkah sebelumnya telah benar-benar selesai. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">! Catat dengan eksak perangkat keras yang dipasang termasuk aksesorisnya, seperti catu daya (power suplly), patch cable, konektor dsb. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">! Catat masing-masing komponen yang terinstall termasuk spesifikasi dan lokasinya. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">! Setelah semua terpasang tes secara menyeluruh dalam jaringan. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">! Install aplikasi dalam jaringan dan lakukan tes. Jangan melakukan tes dengan data yang sebenarnya, gunakan fake-data (data contoh).</span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Implementasi dalam lingkungan kerja. Selain implementasi sebuah jaringan baru dalam kondisi tertentu dalam lingkungan kerja tidaklah semudah memasang jaringan yang benar-benar baru. Banyak pertimbangan yang harus </span><span style="color:#000000;">diperhatikan seperti adaptasi terhadap jaringan baru, waktu downtime dan masalah lain yang bisa saja timbul. Ada beberapa strategi dalam menghadapi hal ini: </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">– Cold conversion, strategi ini adalah penggantian total dari jaringan lama (atau tanpa jaringan) ke jaringan baru. Strategi ini termasuk paling mudah dilakukan tetapi strategi ini biasanya tidak dipakai untuk jaringan yang mempunyai tugas/misi yang kritis seperti jaringan yang menghubungkan kasir pasar swalayan, tidak boleh terjadi downtime. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">– Conversion with overlap, strategi ini melakukan pemasangan dan operasional secara paralel, selama jaringan baru dipasang jaringan lama tetap </span><span style="color:#000000;">berjalan sambil sedikit demi sedikit beralih ke jaringan baru. Strategi ini harus mempertimbangkan waktu jika faktor waktu menjadi batasan utama. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">– Piecemeal conversion, strategi ini mirip dengan strategi sebelumnya hanya dilakukan secara lebih detail dan bertahap. Sasaran pindah ke jaringan baru merupakan target jangka yang lebih panjang. Strategi ini membutuhkan resource yang lebih sedikit namun membutuhkan waktu yang lebih lama.</span></strong></p>
<h2 style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">Operasional</span></strong></h2>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;">Setelah implementasi selesai dilakukan tahap selanjutnya adalah pemakaian atau operasional jaringan. Tahap ini merupakan tugas yang cukup berat untuk seorang administrator jaringan karena tahap ini secara global banyak dijalankan oleh administrator. Administrator atau supervisor jaringan bertugas </span><span style="color:#000000;">menjalankan dan merawat jaringan. Administrator bertanggungjawab &#8221; melakukan sesuatu yang diperlukan untuk memastikan jaringan bekerja&#8221; . Tugas tersebut bukan berarti memaksa seorang administrator untuk tahu serba hal. Lebih spesifik administrator bertugas memberi hak dan wewenang terhadap user untuk akses ke jaringan.</span></strong></p>
<h2 style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">JARINGAN ETHERNET</span></strong></h2>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;">1. Komponen Jaringan Ethernet </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Sebagaimana telah kita ketahui bersama, bahwa Ethernet dapat menggunakan dua jenis kabel tembaga, yakni kabel thin coax, thick coax, fiber optic, dan UTP. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">- Instalasi Kabel Coaxial </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Sesuai dengan kapasitas maksimal dari kabel coaxial, Ethernet dengan media transmisi coax hanya ada satu kecepatan transfer data (10 Mbps). Begitu juga bagi peralatan pendukungnya, yakni konektor dan terminator. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Ada 3 macam konektor pada kabel Coaxial, yakni: T konektor, I konektor dan BNC konektor. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Terminator yang dapat digunakan adalah terminator dengan nilai resistansi sebesar 50 . Pemasangan terminator hanya dilakukan pada ujung kabel saja, berarti hanya diperlukan 2 buah terminator untuk satu buah segment ethernet.</span></strong></p>
<div style="text-align:justify;"><strong><a href="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/02/04.gif"><span style="color:#000000;"><img class="aligncenter" style="border:0 none;" src="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/02/04.gif?w=320&#038;h=144" border="0" alt="" width="320" height="144" /></span></a></strong></div>
<div style="text-align:justify;"><strong><a href="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/02/05.gif"><span style="color:#000000;"><img class="aligncenter" style="border:0 none;" src="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/02/05.gif?w=320&#038;h=211" border="0" alt="" width="320" height="211" /></span></a></strong></div>
<h2 style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">Instalasi Kabel Thick-Ethernet</span></strong></h2>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;">Pada instalasi jaringan yang luas, biasanya antar gedung: </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">– Biasanya digunakan kabel fiber optic atau thick coax sebagai </span><span style="color:#000000;">backbones. Kabel Backbones ini berfungsi sebagai bus segment linier . </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">– Komputer dihubungkan ke backbones dengan manggunakan drop cable, melalui sebuah transceiver. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">– Satu segmen terdiri dari: </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">• Kabel koaksial RG-8 </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">• Sepasang konektor BNC </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">– Untuk menghubungkan sebuah node digunakan transceiver dan drop cable melalui konektor DB 15 </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">– Satu segmen harus diakhiri dengan terminator</span></strong></p>
<div style="text-align:justify;"><strong><a href="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/02/06.gif"><span style="color:#000000;"><img class="aligncenter" style="border:0 none;" src="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/02/06.gif?w=320&#038;h=245" border="0" alt="" width="320" height="245" /></span></a></strong></div>
<p style="text-align:center;"> </p>
<h2 style="text-align:center;"><strong><span style="color:#0000ff;">Instalasi Kabel Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair)</span></strong></h2>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;">Selain kabel coaxial, Ethernet juga dapat menggunakan jenis kabel lain. Yang paling popular digunakan adalah jenis kabel UTP (Unshielded Twisted Pair). Kabel UTP yang biasa digunakan adalah kabel yang terdiri dari 4 pasang kabel yang terpilin. Dari 8 buah kabel yang ada pada kabel ini, hanya digunakan 4 buah saja untuk dapat mengirim dan menerima data (Ethernet). Perangkat-perangkat lain yang berkenaan dengan penggunaan jenis kabel UTP Cable CAT5 adalah konektor kabel UTP </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">(RJ-45) dan HUB adalah RJ-45. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">EIA/TIA menspesifikasikan konektor RJ-45 untuk kabel UTP. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">RJ (Register Jack) 45 merupakan spesifikasi pengkabelannya (wiring sequence). </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Terdapat 8 kabel berwarna. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">– 4 diantaranya membawa tegangan listrik, disebut “tip” (T1 sampai T4) </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">– 4 berikutnya sebagai ground, disebut “ring” (R1 sampai R4). </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Tip dan ring merupakan istilah pada saat masa-masa kabel telepon. Sekarang dinamakan positive dan negative kabel yang berpasangan. Sehingga tip dan ring disebut pasangan positive dan negative. Pasangan pertama disebut T1 dan R1.</span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Konektor RJ-45 adalah komponen male, dipasang di kabel yang dikrimping pada RJ-45 tersebut. Kabel yang paling kanan merupakan kabel nomor 8 dan paling kiri merupakan kabel nomor 1. Jack adalah komponen female dari RJ-45 male. </span></strong><br />
<strong></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;">2. Crimping tool adalah alat bantu yang sangat berguna untuk installasi kabel </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">UTP. Crimping tool mempunyai beberapa fungsi: </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">– Memotong kabel UTP </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">– Mengupas jacket kabel UTP </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">– Mengunci atau meng-crimping kabel UTP pada RJ-45.</span></strong></p>
<div style="text-align:justify;"><strong><a href="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/02/07.gif"><span style="color:#000000;"><img class="aligncenter" style="border:0 none;" src="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/02/07.gif?w=256&#038;h=320" border="0" alt="" width="256" height="320" /></span></a></strong></div>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;">Untuk penggunaan koneksi komputer, dikenal 2 buah tipe penyambungan kabel UTP ini, yaitu straight cable dan crossover cable. Fungsi masing-masing jenis koneksi ini berbeda, straight cable digunakan untuk menghubungkan client ke hub/router, sedangkan crossover cable digunakan untuk menghubungkan client ke client atau dalam kasus tertentu digunakan untuk menghubungkan hub ke hub. </span></strong><br />
<strong></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;">1 Straight Cable </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Menghubungkan ujung satu dengan ujung lain dengan satu warna, dalam artian ujung nomor satu merupakan ujung nomor dua di ujung lain. Sebenarnya urutan warna dari masing-masing kabel tidak menjadi masalah, namun ada standard secara internasional yang digunakan untuk straight cable ini, yaitu : </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Koneksi minimum berdasarkan standar EIA/TIA-568B RJ-45 Wiring Scheme</span></strong></p>
<div style="text-align:justify;"><strong><a href="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/02/08.gif"><span style="color:#000000;"><img class="aligncenter" style="border:0 none;" src="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/02/08.gif?w=320&#038;h=146" border="0" alt="" width="320" height="146" /></span></a></strong></div>
<h2 style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">Crossed-Over Cable</span></strong></h2>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;">Untuk topologi star dibutuhkan juga consentrator yang berfungsi sebagai pusat perkabelan dan meneruskan paket-paket ethernet ke tujuan yang benar.Kabel UTP digunakan dengan topologi star, dan memerlukan sebuah hub atau switch yang diletakkan di tengah-tengah topologi star. </span></strong></p>
<div style="text-align:justify;"><strong><a href="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/02/09.gif"><span style="color:#000000;"><img class="aligncenter" style="border:0 none;" src="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/02/09.gif?w=320&#038;h=147" border="0" alt="" width="320" height="147" /></span></a></strong></div>
<h2 style="text-align:center;"><strong><span style="color:#0000ff;">ELEMEN-ELEMEN INTERNETWORKING</span></strong></h2>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;">• Internetworking umumnya dibangun menggunakan tiga elemen yang berbeda: </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">• Hubungan data LAN </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">• Biasanya terbatas dalam satu bangunan atau kampus dan beroperasi menggunakan sistem pengkabelan private </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">• Hubungan data WAN </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">• Umumnya menggunakan saluran telekomunikasi data public, seperti X.25 PSDN, Frame Relay, ISDN, ATM </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">• Devais penghubung jaringan </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Devais ini secara umum dibagi dalam beberapa katagori: </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">1. Repeater </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">2. Bridge </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">3. Router </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">4. Switch </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">5. Converter</span></strong></p>
<h2 style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">INSTALASI CISCO ROUTER</span></strong></h2>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;">Mode Perintah Router Cisco </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Untuk memulai melakukan perubahan konfigurasi pada Cisco maka kita harus berada dalam mode perintah konfigurasi. Berikut ini adalah langkah-langkah untuk masuk ke dalam mode perintah konfigurasi dengan menggunakan emulasi terminal pada PC yang terhubung ke port console dari router Cisco Setelah router di boot up, biasanya akan ditampilkan pertanyaan seperti di bawah ini, jawab saja dengan No: </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Would you like to enter the initial configuration dialog [yes] : no </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">router&gt;</span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Prompt awal router adalah router&gt; atau sering disebut mode user EXEC. Mode router&gt; seperti $ di sistem Unix. Mode ini dipergunakan sebagai prompt user pertama kali masuk router cisco. Biasanya dipakai oleh operator atau user biasa lainnya untuk keperluan basic test dari router ke perangkat lainnya, seperti ping dan telnet. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Tambahan, router&gt; merupakan parameter yang dapat kita ubah sesuai dengan keinginan kita seperti prompt pada DOS. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Router&gt; </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">1600&gt; </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">1700&gt; </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">pada mode user EXEC terdapat banyak perintah yang tersedia. Untuk melihat syntax dari perintah tersebut dapat menggunakan perintah help yang tersedia sebagai berikut: </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">router&gt; ?</span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Hasilnya adalah list perintah yang dapat kita pakai, misalnya ping, telnet dll. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Untuk mengetahui bagaimana syntax dari perintah tersebut, maka dapat digunakan perintah sederhana berikut: </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Router&gt; s? </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Router&gt; show ? </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Router&gt;show conf? </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Dalam cisco system kita dapat me-ringkas perintah seperti di contohkan di atas, yaitu show configuration cukup dipanggil, misalnya perintah show configuration menjadi sh conf. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Selanjutnya untuk masuk ke mode perintah konfigurasi selalu ditanyakan passwordnya. Berikut ini cara masuk ke mode perintah konfigurasi. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">1700&gt; enable </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">password: ****** </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">router #</span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Kemudian apabila kita akan memulai melakukan modifikasi terhadap konfigurasi, maka yang yang harus dilakukan adalah masuk ke dalam mode konfigurasi </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Router# configure terminal </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Router (config) # </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Sesudah melakukan setting konfigurasi, dilakukan penyimpanan data alias save konfigurasi ke NVRAM. Adapun caranya ada beberapa cara, antara lain: </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Router# copy running-config startup-config </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Building configuration . . . </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Selanjutnya setelah konfigurasi disimpan, biasanya terdapat layar konfirmasi sebagai berikut: </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">[OK] </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">router#</span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Langkah-langkah Seting Konfigurasi </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Pada modul ini akan menuntun user untuk melakukan seting konfigurasi dari sebuah Router Cisco. Untuk contohnya, akan kita bahas bagaimana melakukan konfigurasi sebuah router Cisco 1700 dimana protokol yang akan kita pakai adalah IP melalui a synchronous serial line menggunakan media leased line. Asumsinya telah terdapat 2 buah router cisco 1700 yang telah terinstall hardwarenya dengan baik. Router tersebut akan menggunakan multilink Point-to-point protokol (PPP) dan menggunakan IP dinamis. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">– Selanjutnya langkah-langkah dalam melakukan seting konfigurasi </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">sebuah cisco adalah sebagai berikut: </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">– Seting konfigurasi parameter global </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">– Seting konfigurasi keamanan </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">– Seting konfigurasi interface fast ethernet </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">– Seting konfigurasi interface serial </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">– Seting konfigurasi parameter routing dinamis </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">– Seting konfigurasi akses command-line ke router.</span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Seting Konfigurasi Parameter Global </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Memulai seting konfigurasi router, maka harus meng-enable-kan mode konfigurasi, caranya: </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Router&gt; enable </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Router # </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Gunakan langkah-langkah pada tabel untuk mengkonfigurasi router untuk parameter global.</span></strong></p>
<div style="text-align:justify;"><strong><a href="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/02/010.gif"><span style="color:#000000;"><img class="aligncenter" style="border:0 none;" src="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/02/010.gif?w=320&#038;h=147" border="0" alt="" width="320" height="147" /></span></a></strong></div>
<div style="text-align:justify;"><strong><a href="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/02/011.gif"><span style="color:#000000;"><img class="aligncenter" style="border:0 none;" src="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/02/011.gif?w=292&#038;h=320" border="0" alt="" width="292" height="320" /></span></a></strong></div>
<div style="text-align:justify;"><strong><a href="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/02/012.gif"><span style="color:#000000;"><img class="aligncenter" style="border:0 none;" src="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/02/012.gif?w=320&#038;h=147" border="0" alt="" width="320" height="147" /></span></a></strong></div>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;">Verifikasi Konfigurasi yang Baru Dibuat </span><span style="color:#000000;">Setelah selesai jangan lupa segera simpan hasil seting menggunakan perintahperintah: </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">1700# write memory Selanjutnya untuk lebih memastikan hasil seting yang telah dibuat, maka perlu dilakukan verifikasi konfigurasi. Untuk menampilkan hasil seting dari router, dapat dilihat dengan cara sebagai berikut : 1700# show config.</span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Untuk memeriksa status konfigurasi yang telah dilakukan, gunakan langkah-langkah berikut ini: </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">! Periksa konfigurasi berdasarkan konfigurasi interface serial </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">! Periksa apakah &#8220;serial0 is up, line protocol is up&#8221; sebagai </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">berikut: </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">1700# show interface ser0 </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Serial0 is up, line protocol is up </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Hardware is PowerQUICC Serial </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Description: leased line to headquarters Interface is unnumbered. Using address of FastEthernet0 </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">(110.1.1.1) </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">MTU 1500 bytes, BW 1544 Kbit, DLY 20000 usec, rely 255/255, load 1/255 Encapsulation PPP, loopback not set, keepalive set (10 sec) LCP Closed.</span></strong></p>
<h2 style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">TROUBLESHOOTING</span></strong></h2>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;">Langkah – langkah Troubleshooting : </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;"># Pendeteksian kerusakan </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;"># Pengalokasian pesan kerusakan </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;"># Lanjutkan dengan perbaikan secara software atau hardware Kunci Troubleshooting </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">&#8221; Mencek hal-hal yang sederhana. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">&#8221; Apakah Hardware atau Software yang menyebabkan masalah ? </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">&#8221; Apakah suatu workstation tertentu menyebabkan masalah ataukah </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">server ? </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">&#8221; Segmen manakah yang terafeksi pada jaringan itu sendiri ? </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">&#8221; Masalah pengkabelan.</span></strong></p>
<h2 style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">Langkah Troubleshooting :</span></strong></h2>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;">1. Identifikasi permasalahan secara tepat. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">2. Re-create masalah </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">3. Isolasi penyebab. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">4. Rumuskan koreksi/perbaikan. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">5. Impelementasikan perbaikan </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">6. Test solusi. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">7. Dokumentasikan masalah dan solusi </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">8. Beri feedback</span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Sumber yang membantu Troublesooter : </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">&#8221; File-file log, seperti Aplication Log, Security Log, System Log dan lainnya. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">&#8221; Sumber manufaktur, seperti file-file readme, telephone support, technical support secara online atau pun dari CD-Rom. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">&#8221; Tool hardware untuk troubleshooting, seperti cable teste, tone generator. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">&#8221; Tool software untuk troubleshooting, seperti protocol analyzer, monitoring tools.</span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Tips Troubleshooting : </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">&#8221; Jangan lupakan hal-hal kecil. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">&#8221; Prioritaskan masalah </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">&#8221; Cek konfigurasi software </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">&#8221; Jangan lupakan kondisi fisik device. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">&#8221; Jangan lupakan masalah pengkabelan </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">&#8221; Cek virus</span></strong><br />
<strong></strong></p>
<h2 style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">PENGETESAN KONEKSI JARINGAN </span></strong><br />
<strong></strong></h2>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;">Setelah berhasil melakukan instalasi dan setting TCP/IP jaringan komputer, coba untuk melakukan troubleshooting untuk proses preventif dan represif maintenance. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">1. ipconfig </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Untuk mengetes apakah konfigurasi kita sudah bekerja pada komputer kita, kita dapat melihatnya dengan perintah ipconfig pada command prompt. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">! Klik start – run </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">! Ketik cmd </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">! Enter </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">! Ketik ipconfig</span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Ping </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Ada dua kemungkinan kesalahan yang dapat diketahui setelah menjalankan perintah ini: </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">! Jika paket dapat dikirimkan ke remote host dan mendapat respon, maka kemungkinan kesalahan terjadi di lapisan atas. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">! Jika paket tidak dapat membuat round-trip, kemungkinan di lapisan bawah (fisik, konfigurasi) terjadi kesalahan. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Jika computer kita terhubung dengan computer tujuan, computer tujuan tersebut akan membalas ping yang kita kirim dengan aplikasi pong. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">! Klik start – run </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">• Ketik cmd $ Enter $ ping [IP address komputer_tujuan] -t </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">• Atau langsung ketik : ping [IP address komputer_tujuan] -t </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">• Tanda -t akan melakukan proses ping secara terus menerus hingga dihentikan oleh user.</span></strong><br />
<strong><a href="http://mandorkawat2009.files.wordpress.com/2009/11/image48.png"><span style="color:#000000;"><img src="/DOCUME%7E1/Nal/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/01/clip_image002.gif" border="0" alt="image" width="481" height="211" /></span></a></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">icmp_seq = nomor urut paket yang diterima time = waktu yang dibutuhkan bolak-balik dari lokal host ke remote host. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Pilihan : </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">! S diikuti oleh jumlah data (byte) yang dikirim </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">! C diikuti oleh jumlah paket.</span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Dari jawaban diatas, jaringan kita sudah terinstal dengan baik. Jika tidak berarti ada masalah pada salah satu komponen jaringan kita. Jika semua usaha ping gagal, maka kita harus memperhatikan pesan kesalahan yang muncul. Ada beberapa tipe dasar kesalahan : </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">! Unknown Host </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">! Network Unreachable. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">! No Answer. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">! Request Time Out.</span></strong></p>
<h2 style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">Route</span></strong></h2>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;">Perintah route adalah perintah untuk mengetahui informasi routing di dalam jaringan. Seperti sudah kita ketahui, routing adalah proses perjalanan data dari komputer asal ke komputer tujuan. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">! Klik start – run </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">! Ketik cmd </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">! Enter </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">! Ketik route print </span></strong><br />
<strong></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;">4. Tracert </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Perintah tracert digunakan untuk memeriksa jarak suatu komputer dari komputer kita. Misalnya kita ingin memeriksa jarak computer 10.14.201.3 dari computer kita. Maka yang kita lakukan adalah : </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">! Klik start – run </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">! Ketik cmd </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">! Enter </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">! Ketik tracert [komputer_tujuan], dalam hal ini kita menggunakan perintah </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">tracert 10.14.201.3.</span></strong></p>
<h2 style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">TROUBLESHOOTING DENGAN UNIX</span></strong></h2>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;">Banyak peralatan untuk mendiagnosa permasalahan mulai dari yang komersial berupa hardware dan software yang mahal sampai software gratis yang tersedia di internet. Beberapa juga telah built-in dalam sistem UNIX. Berikut ini tools yang telah tersedia dalam UNIX yang akan kita pakai untuk troubleshooting: </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">! ifconfig </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">deskripsi : memberi informasi tentang konfigurasi dasar interface. fungsi : mengetahui IP address, masking subnet, dan alamat broadcast yang salah </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">! arp </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">deskripsi : menyediakan informasi tentang translasi ethernet addr ke IP address fungsi : untuk mendeteksi system pada jaringan lokal yang dikon figurasi dengan IP address yang salah. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">! netstat </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">deskripsi : menampilkan statistik tentang interface tiap jaringan, socket jaringan, dan routing table secara detail.</span></strong></p>
<h2 style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">ping</span></strong></h2>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;">deskripsi : menampilkan statistik paket loss dan waktu delivery fungsi : untuk mengetahui apakah remote host dapat dicapai </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">! nslookup </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">deskripsi : merupakan tool untuk mengetahui name server dan informasi lain yang tersimpan dalam Domain Name Service. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">fungsi : untuk mengetahui name server dan nama host yang benar. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">! dig </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">deskripsi : seperti nslookup, tetapi tidak interaktif. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">! traceroute </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">deskripsi : menampilkan route yang dilalui paket dari system lokal ke remote host </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">fungsi : mengetahui lokasi gateway yang bermasalah ketika menghubugi sebuah remote host.</span></strong></p>
<h2 style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">Troubleshooting dengan perintah ifconfig</span></strong></h2>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;">Perintah ini untuk memeriksa konfigurasi interface jaringan, terutama jika konfigurasi host user sudah terpasang dan tidak dapat mencapai remote host, sementara host lain dalam jaringan lokal yang sama bisa mencapainya. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Hal-hal yang dapat diatur oleh perintah ini antara lain : </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">! IP Address </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">! Subnet Mask </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">! Broadcast Address</span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Troubleshooting dengan Perintah arp </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Perintah ini untuk menganalisa penerjemahan alamat dari IP </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">address ke Ethernet address. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Ada tiga pilihan yang berguna: </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">- a : menampilkan seluruh entry ARP dalam </span><span style="color:#000000;">tabel </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">- d hostname : menghapus sebuah entry dari tabel </span><span style="color:#000000;">ARP </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">- s hostname ether-address : menambah sebuah entry baru ke dalam </span><span style="color:#000000;">tabel ARP</span></strong><br />
<strong></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;">Mengecek Interface dengan netstat </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Perintah netstat akan memberikan informasi tentang beberapa status network. Misalkan test terdahulu membuat anda curiga bahwa sambungan ke LAN tidak bagus Ada tiga option yang mengikuti perintah netstat di atas. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">! Option -i meminta netstat untuk menampilkan status dari </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">network interface yang telah terkonfigurasi. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">! Option -a digunakan untuk menampilkan seluruh network </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">interface yang ada dalam sistem, bukan hanya yang telah terkonfigurasi saja. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">! Option -n meminta netstat untuk menampilkan keluaran dalam bentuk numerik. Perintah netstat -i akan memberi informasi seperti dibawah ini:</span></strong></p>
<div style="text-align:justify;"><strong><a href="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/02/013.gif"><span style="color:#000000;"><img class="aligncenter" style="border:0 none;" src="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/02/013.gif?w=320&#038;h=219" border="0" alt="" width="320" height="219" /></span></a></strong></div>
<div style="text-align:justify;"><strong><a href="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/02/014.gif"><span style="color:#000000;"><img class="aligncenter" style="border:0 none;" src="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/02/014.gif?w=320&#038;h=219" border="0" alt="" width="320" height="219" /></span></a></strong></div>
<h2 style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">Subdividing Ethernet</span></strong></h2>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;">Jika collision rate jaringan Anda ternyata mencapai 5% atau lebih, maka Anda perlu mengambil langkah pengurangan jumlah trafik yang melalui segmen jaringan Anda. Jalan paling mudah adalah dengan membuat beberapa segment dari sebuah segmen, sehingga setiap segmen akan memiliki lebih sedikit host dan tentunya trafik akan berkurang. Dan, cara paling efektif membagi segmen kabel adalah dengan memotongnya dan menggabungkan kembali melalui sebuah router atau bridge. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Gambar di bawah menggambarkan sebuah jaringan sederhana yang dibagi dengan dua macam cara. Dalam contoh pertama, router yang sudah ada sebelumnya, ditingkatkan fungsinya untuk membagi jaringan menjadi dua. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Pada contoh kedua, digunakan bridge. Yang perlu diperhatikan dalam merencanakan subnet adalah kebutuhan akan layanan oleh user. Jika seluruh service ditempatkan pada salah satu sisi dari bridge, maka trafik tidak akan menurun secara berarti, dan kerja bridge bisa lebih keras. Sehingga, perlu dianalisa kebutuhan service dari user, dan nantinya user yang membutuhkan suatu service tertentu lebih banyak dari service yang lain, ditempatkan sesuai dengan penempatan server untuk service tersebut.</span></strong></p>
<div style="text-align:justify;"><strong><a href="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/02/015.gif"><span style="color:#000000;"><img class="aligncenter" style="border:0 none;" src="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/02/015.gif?w=320&#038;h=314" border="0" alt="" width="320" height="314" /></span></a></strong></div>
<h2 style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">Problem Hardware Jaringan</span></strong></h2>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;">Pada test sebelum ini, kita mungkin temukan problem pada hardware jaringan. Untuk memperbaikinya, serahkan kepada orang yang berkompeten. Misal jika mengenai line telepon, hubungi perusahaan telepon atau jika pada WAN, hubungi manajer jaringannya Memeriksa Tabel Routing Pesan kesalahan &#8220;network unreachable&#8221; jelas-jelas menunjukkan adanya masalah pada routing. Untuk melihat apakah rute ke host yang Anda tuju sudah ada di tabel routing, gunakan perintah netstat -nr dan grep.</span></strong></p>
<h2 style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">Tracing Routes</span></strong></h2>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;">Jika tabel routing lokal dan suplier RIP benar, kemungkinan masalah yang masih timbul adalah di luar local host atau jaringan lokal. Masalah pada remote routing dapat menyebabkan pesan kesalahan &#8220;no answer&#8221; atau &#8220;network unreachable&#8221;. Tapi pesan &#8220;network unreachable&#8221; bisa juga karena sesuatu yang ‘down’ antara local host dengan network yang dituju. Untuk ini, traceroute dapat membantu menemukan lokasi masalah. traceroute merunut rute paket UDP dari local host ke remote host. Kemudian menampilkan nama dan IP address setiap gateway sepanjang rute ke remote host tersebut. Yang terpenting dari keluaran traceroute adalah: </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">1. Apakah paket dapat mencapai tujuan? </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">2. Jika tidak, dimana dia berhenti?</span></strong></p>
<h2 style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">Memeriksa Name Service</span></strong></h2>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;">Prosedur ini digunakan untuk mendiagnosa kesalahan ketika pesan kesalahan &#8220;unkonown host&#8221; muncul, yaitu menggunakan perintah nslookup. Ada tiga keutamaan dari nslookup terutama untuk troublesooting permasalahan nama server lain yaitu kemampuannya untuk: </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">– Menemukan server yang berwenang atas remote domain, dengan menggunakan pertanyaan NS; </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">– Mendapatkan seluruh catatan tentang remote host, dengan menggunakan pertanyaan ANY; </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">– Browse seluruh entry dalam remote zone dengan menggunakan perintah ls dan view dari nslookup.</span></strong></p>
<h2 style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">Beberapa sistem beroperasi</span></strong></h2>
<p style="text-align:left;"><strong><span style="color:#000000;">Seorang user melaporkan bahwa dia bisa menghubungi host name tertentu  dari workstasionnya dan tidak dapat meresolve host name yang sama dari sistem sentral (server). Tetapi sistem sentral dapat meresolve host name yang lain. dengan nslookup untuk memeriksa remote server. Perintah dig, sebagai alternatif lain nslookup dig queries biasanya berupa perintah satu baris. Berbeda dengan nslookup yang merupakan perintah yang interaktif. Tetapi perintah dig memiliki fungsi yang sama dengan nslookup. Keduanya bekerja dengan baik. Misalnya, kita akan menggunakan dig untuk menanyakan catatan NS buat domain ee.itb.ac.id kepada server lokal.</span></strong><br />
<strong><a href="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/02/016.gif"><br />
</a></strong><br />
<strong><a href="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/02/016.gif"><span style="color:#000000;"><img class="aligncenter" style="border:0 none;" src="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/02/016.gif?w=320&#038;h=150" border="0" alt="" width="320" height="150" /></span></a></strong><br />
<strong><a href="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/02/016.gif"></a></strong></p>
<h2 style="text-align:left;"><strong><span style="color:#0000ff;">PENGETESAN MENGGUNAKAN HARDWARE</span></strong></h2>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;">Selain dengan menggunakan software elemen manajemen network, proses identifikasi masalah pada jaringan computer bisa juga menggunakan hardware. Hardware yang biasa digunakan untuk pengetesan jaringan adalah LAN Tester yaitu perangkat yang dapat menganalisa kerusakan pada system pengkabelan LAN user.</span></strong></p>
<div style="text-align:justify;"><strong><a href="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/02/017.gif"><span style="color:#000000;"><img class="aligncenter" style="border:0 none;" src="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/02/017.gif?w=320&#038;h=216" border="0" alt="" width="320" height="216" /></span></a></strong></div>
<h2 style="text-align:center;"><strong><span style="color:#0000ff;">PENGECEKAN DENGAN NETWORK MANAGEMENT SOFTWARE</span></strong></h2>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;">Network Management Software adalah perangkat lunak yang berfungsi memonitor jaringan. Elemen yang dimonitor bisa berupa aktivitas jaringan, hidup/matinya node, dll. Protokol Simple Network Management Protocol berfungsi untuk hal ini, jika semua node mendukung SNMP-agent maka perangkat lunak monitoring dapat memantau semua aktivitas yang terjadi di node misalnya kinerja processor, penggunaan RAM, trafik input/output dll. Simple Network Management Protocol (SNMP) adalah protocol aplikasi yang memfasilitasi pertukaran manajemen informasi antara perangkat-[erangkat jaringan. SNMP memungkinkan administrator jaringan untuk mengatur performansi jaringan, mencari, menemukan dan menyelesaikan masalah jaringan, dan perencanaan untuk perkembangan jaringan.</span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Berikut adalah proses mendapatkan topologi jaringan dengan menggunakan </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">protokol ICMP. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">• Temukan seluruh IP address yang dipakai; dengan cara mengirim paket ICMP </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">echo request ke setiap alamat. Kita tinggal memasukkan range IP address yang </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">akan dipetakan host-hostnya. IP address yang dipakai disimpan ke database. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">• Lacak rute ke setiap IP address yang tersimpan dalam database di atas. Hasil </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">rute disimpan kedalam database untuk analisa berikutnya. Pada tahap ini diperoleh juga IP address yang berfungsi sebagai gateway. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">• Tentukan network mask bagi tiap IP address dengan cara mengirim paket ICMP mask request. Simpan hasilnya untuk analisa selanjutnya. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">• Untuk host dengan banyak interface, temukan IP address interface yang lain dengan cara mengirim paket UDP ke unused port. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">• Identifikasi network dan subnetwork. IP address class A, B, C mudah diidentifikasi, tetapi subnetwork perlu trik tertentu untuk menemukannya. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">• Identifikasi mesin yang memiliki lebih dari satu interface (multi-homed). </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">• Hubungkan IP address ke network yang telah diidentifikasi. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">• Gabungkan IP address yang dimiliki oleh mesin multi-homed untuk menghindari duplikasi. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">• Gambar peta.</span></strong></p>
<h2 style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">Re-setup perangkat bisa dilakukan berupa :</span></strong></h2>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;">• Re-setup instalasi perangkat / instalasi driver </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">• Re-setup konfigurasi perangkat </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">• Re-setup port </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">• Re-setup BIOS </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">• Re-setup media dan perangkat.</span></strong></p>
<h2 style="text-align:left;"><strong><span style="color:#0000ff;">Re-setup pada modem</span></strong></h2>
<p style="text-align:left;"><strong><span style="color:#000000;">! Periksa apakah hardware yang terpasang pada computer anda sudah compatible dengan Hardware Compatible List yang ada pada system operasi computer anda. Untuk mengeceknya, perlu koneksi ke internet dimana informasi HCL system operasi berada. Bila ternyata modem anda tidak kompatibel dengan HCL sistem operasi, maka cari driver modem yang sesuai dengan HCL untuk kemudian lakukan setup ulang driver modem </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">! Bila ternyata sudah benar, maka coba untuk mengecek status dari hardware. Klik kanan pada My Computer, klik Properties. Pada Tab Hardware, klik tombol Device Manager $ Modem,klik kanan $ Properties.</span></strong></p>
<p><strong><a href="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/02/018.gif"><span style="color:#000000;"><img class="aligncenter" style="border:0 none;" src="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/02/018.gif?w=236&#038;h=320" border="0" alt="" width="236" height="320" /></span></a></strong><br />
<strong><a href="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/02/018.gif"><br />
</a><span style="color:#000000;">Cek Device status port yang digunakan, apakah berjalan dengan baik atau tidak. Bila ternyata berjalan baik, tetapi modem masih belum bisa melakukan koneksi, maka coba ganti port koneksi dengan port yang lain (misal dari port COM ke LPT1 atau sebaliknya). </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Atau dimungkinkan bila port terduplikasi, hal ini bisa terjadi saat user menginstal port beberapa kali. Bila port terduplikasi, maka pilih salah satu untuk kemudian klik kanan dan pilih menu uninstall port yang terduplikasi. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">• Periksa file *.inf untuk modem user. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">File .inf untuk modem ini merupakan serangkaian perintah untuk mensuport kerja modem. Untuk melihat konfigurasi file .inf pada system operasi computer anda, lihat pada Device manager $ modem $ properties. Pada tab Diagnostics, klik Query Modem. Jika file .inf sudah tidak support, maka akan muncul dialog box stops responding, atau user akan menerima suatu pesan yang menyebutkan port sedang digunakan, padahal tidak. Jika file ini sudah tidak dapat mensuport kerja modem, maka user harus menginstal kembali file .inf dengan versi yang lebih baru.</span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">Bila user menginstal beberapa modem, terdapat kemungkinan untuk terjadinya conflik, coba untuk menguninstall modem-modem yang lain yang tidak terpakai. Dilakukan dengan masuk ke Device Manager $ Modem dan klik kanan pada modem-modem yang hendak dihapus, kemudian pilih menu Uninstall. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">• Hapus dial-up connection yang telah dibuat, kemudian </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">setup ulang atau setup kembali dial-up connection. </span></strong><br />
<strong><span style="color:#000000;">• Bila menggunakan modem internal, dimungkinkan karena BIOS computer yang tidak support dengan modem internal user, masalah ini bisa diatasi dengan mengupgrade BIOS.</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;">Sumber : TELKOM </span></strong></p>
</div>
<br />Filed under: <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/artikel/'>Artikel</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/baso-basri/'>Baso Basri</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/berbagi-ilmu/'>Berbagi Ilmu</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/bios/'>BIOS</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/cmos/'>CMOS</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/dasar/'>Dasar</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/data/'>Data</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/diary-ku/'>Diary Ku</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/hardisk/'>Hardisk</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/hardware/'>Hardware</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/hotspot/'>Hotspot</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/hub/'>Hub</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/internet/'>Internet</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/ip-address/'>IP Address</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/jaringan/'>Jaringan</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/kabel/'>Kabel</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/kabel-jaringan/'>Kabel Jaringan</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/karya/'>Karya</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/karya-tulis/'>Karya tulis</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/komputer/'>Komputer</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/notebook/'>Notebook</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/os/'>OS</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/pelajaran/'>Pelajaran</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/pengetahuan/'>Pengetahuan</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/router/'>Router</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/sharing/'>Sharing</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/smkn-36/'>SMKN 36</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/software/'>Software</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/switch/'>Switch</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/system/'>System</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/tips-tips/'>Tips - Tips</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/troubleshooting/'>Troubleshooting</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/windows-2/'>Windows</a> Tagged: <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/artikel/'>Artikel</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/baso-basri/'>Baso Basri</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/berbagi-ilmu/'>Berbagi Ilmu</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/cisco/'>Cisco</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/dasar/'>Dasar</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/data/'>Data</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/dekstop/'>Dekstop</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/download/'>DOWNLOAD</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/harddisk/'>Harddisk</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/hardware/'>Hardware</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/hotspot/'>Hotspot</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/hub/'>Hub</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/internet/'>Internet</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/ip-address/'>IP Address</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/jaringan/'>Jaringan</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/kabel/'>Kabel</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/kabel-jaringan/'>Kabel Jaringan</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/karya/'>Karya</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/karya-tulis-2/'>Karya Tulis</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/komputer/'>Komputer</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/notebook/'>Notebook</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/os/'>OS</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/pengetahuan/'>Pengetahuan</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/router/'>Router</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/sharing/'>Sharing</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/smkn-36/'>SMKN 36</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/switch/'>Switch</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/system/'>System</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/tips/'>Tips</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/troubleshooting/'>Troubleshooting</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/windows/'>Windows</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/basobasri.wordpress.com/1878/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/basobasri.wordpress.com/1878/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/basobasri.wordpress.com/1878/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/basobasri.wordpress.com/1878/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/basobasri.wordpress.com/1878/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/basobasri.wordpress.com/1878/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/basobasri.wordpress.com/1878/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/basobasri.wordpress.com/1878/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/basobasri.wordpress.com/1878/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/basobasri.wordpress.com/1878/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/basobasri.wordpress.com/1878/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/basobasri.wordpress.com/1878/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/basobasri.wordpress.com/1878/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/basobasri.wordpress.com/1878/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=basobasri.wordpress.com&amp;blog=6477077&amp;post=1878&amp;subd=basobasri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://basobasri.wordpress.com/2011/02/03/dasar-dasar-router-cisco/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1c6b7f1f976b67325322f2d132b3d08a?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">basobasri</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/02/dasar-dasar-router-cisco.jpeg" medium="image">
			<media:title type="html">DASAR-DASAR ROUTER CISCO</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/02/02.gif?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/02/01.gif?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/02/03.gif?w=205" medium="image" />

		<media:content url="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/02/04.gif?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/02/05.gif?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/02/06.gif?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/02/07.gif?w=240" medium="image" />

		<media:content url="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/02/08.gif?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/02/09.gif?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/02/010.gif?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/02/011.gif?w=274" medium="image" />

		<media:content url="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/02/012.gif?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/02/013.gif?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/02/014.gif?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/02/015.gif?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/02/016.gif?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/02/017.gif?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/02/018.gif?w=221" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>DAFTAR TRAYEK BUS JAKARTA YANG AKAN DIHAPUS</title>
		<link>http://basobasri.wordpress.com/2011/01/14/daftar-trayek-bus-jakarta-yang-akan-dihapus/</link>
		<comments>http://basobasri.wordpress.com/2011/01/14/daftar-trayek-bus-jakarta-yang-akan-dihapus/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 Jan 2011 08:37:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Baso Basri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Baso Basri]]></category>
		<category><![CDATA[Busway]]></category>
		<category><![CDATA[Campuran]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia / Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan]]></category>
		<category><![CDATA[Pengetahuan]]></category>
		<category><![CDATA[INDONESIA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://basobasri.wordpress.com/?p=1872</guid>
		<description><![CDATA[Mereka Dihapus Demi Busway ??? Untuk meningkatkan layanan moda angkutan massal Transjakarta, atau yang dikenal dengan Busway, Pemerintah DKI Jakarta melakukan penghapusan izin trayek beberapa rute bus reguler yang bersinggungan dengan jalur yang dilalui Busway. Dengan langkah ini diharapkan jalur yang dilalui busway akan steril dan lebih lancar. Langkah ini diakui telah disepakati antara Organisasi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=basobasri.wordpress.com&amp;blog=6477077&amp;post=1872&amp;subd=basobasri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div style="border:2px solid #0000Ff;text-align:justify;padding:5px;">
<p><strong><a href="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/01/daftar-trayek-bus-jakarta-yang-akan-dihapus.gif"><img class="alignleft size-full wp-image-1873" title="DAFTAR TRAYEK BUS JAKARTA YANG AKAN DIHAPUS" src="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/01/daftar-trayek-bus-jakarta-yang-akan-dihapus.gif?w=425" alt=""   /></a><span style="color:#ff0000;">Mereka Dihapus Demi Busway ???</span></strong><span style="color:#000000;"><strong></strong></span></p>
<p><span style="color:#000000;"><strong>Untuk meningkatkan layanan moda angkutan massal Transjakarta, atau yang dikenal dengan Busway, Pemerintah DKI Jakarta melakukan penghapusan izin trayek beberapa rute bus reguler yang bersinggungan dengan jalur yang dilalui Busway. Dengan langkah ini diharapkan jalur yang dilalui busway akan steril dan lebih lancar. Langkah ini diakui telah disepakati antara Organisasi Angkutan Darat (Organda) DKI dan Dinas Perhubungan DKI.</strong></span></p>
<p><span style="color:#000000;"><strong> Tidak kurang sebanyak 126 armada bus reguler dari 15 trayek dihapus. Semuanya adalah trayek yang bersinggungan dengan koridor IX Pinang Ranti-Pluit dan koridor X Cililitan-Tanjug Priok. Trayek yang dihapus tersebut terdiri dari trayek bus PPD, Mayasari Bhakti, Steady Save, Bianglala, dan Agung Bhakti. Seperti dilansir VivaNews, <span style="color:#0000ff;">berikut daftar trayek bus yang dihapus:</span></strong></span></p>
<div style="border:2px solid #f3300f;text-align:justify;padding:5px;">
<p><span style="color:#ff0000;"><strong> PPD</strong></span></p>
<p><span style="color:#000000;"><strong> 1. Patas AC 13 jurusan Kampung Rambutan-Muara Angke</strong></span><br />
<span style="color:#000000;"><strong> 2. Patas 46 Kampung Rambutan-Grogol</strong></span><br />
<span style="color:#000000;"><strong> 3. Patas 37 Blok M-Muara Angke</strong></span><br />
<span style="color:#000000;"><strong> 4. Patas 43 Cililitan-Tanjung Priok</strong></span><br />
<span style="color:#000000;"><strong> 5. Patas 41 Kampung Rambutan-Senen</strong></span><br />
<span style="color:#000000;"><strong> 6. Bus AC 18 Pulo Gadung-Depok.</strong></span></p>
<p><span style="color:#ff0000;"><strong> Mayasari Bhakti</strong></span></p>
<p><span style="color:#000000;"><strong> 1. Patas 6B Kampung Rambutan-Muara Angke</strong></span><br />
<span style="color:#000000;"><strong> 2. Patas 6A Kampung Rambutan-Kalideres</strong></span><br />
<span style="color:#000000;"><strong> 3. Patas 6 Kampung Rambutan-Grogol</strong></span><br />
<span style="color:#000000;"><strong> 4. Patas 39 Grogol-Bekasi</strong></span><br />
<span style="color:#000000;"><strong> 5. Bus AC 26 Grogol-Bekasi</strong></span><br />
<span style="color:#000000;"><strong> 6. Bus AC 74 Kampung Rambutan-Tangerang</strong></span><br />
<span style="color:#000000;"><strong> 7. Patas 8 dan 8A Kampung Rambutan-Tanjung Priok</strong></span><br />
<span style="color:#000000;"><strong> 8. Bus AC 07 Kampung Rambutan-Tanjung Priok</strong></span><br />
<span style="color:#000000;"><strong> 9. Bus AC 82 Tanjung Priok-Depok</strong></span><br />
<span style="color:#000000;"><strong> 10. Bus AC 25 Tanjung Priok-Bekasi</strong></span><br />
<span style="color:#000000;"><strong> 11. Bus AC 04 Kampung Rambutan-Kota</strong></span><br />
<span style="color:#000000;"><strong> 12. Patas 17A Kampung Rambutan-Mangga Dua</strong></span><br />
<span style="color:#000000;"><strong> 13. Patas 50 Pulo Gadung-Tanjung Priok.</strong></span></p>
<p><span style="color:#ff0000;"><strong> Steady Safe</strong></span></p>
<p><span style="color:#000000;"><strong> 1. Bus 948 Kampung Melayu-Tanjung Priok</strong></span><br />
<span style="color:#000000;"><strong> 2. Bus AC 67 Kampung Rambutan-Kota</strong></span><br />
<span style="color:#000000;"><strong> 3. Bus AC 65 Tanjung Priok-Blok M.</strong></span></p>
<p><span style="color:#ff0000;"><strong> Bianglala</strong></span></p>
<p><span style="color:#000000;"><strong> Bus AC 107 jurusan Pulo Gadung-Ciputat</strong></span></p>
<p><span style="color:#ff0000;"><strong> Agung Bhakti</strong></span></p>
<p><span style="color:#000000;"><strong> Bus AC 120 Blok M-Tanjung Priok</strong></span><br />
<span style="color:#000000;"><strong> Patas 89 Blok M-Tanjung Priok</strong></span><br />
<span style="color:#000000;"><strong> Bus 954 Blok M-Tanjung Priok.</strong></span></p>
</div>
</div>
<br />Filed under: <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/artikel/'>Artikel</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/baso-basri/'>Baso Basri</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/busway/'>Busway</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/campuran/'>Campuran</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/indonesia-politik/'>Indonesia / Politik</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/jakarta/'>Jakarta</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/jalan/'>Jalan</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/pengetahuan/'>Pengetahuan</a> Tagged: <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/artikel/'>Artikel</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/baso-basri/'>Baso Basri</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/busway/'>Busway</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/campuran/'>Campuran</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/indonesia/'>INDONESIA</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/jakarta/'>Jakarta</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/jalan/'>Jalan</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/pengetahuan/'>Pengetahuan</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/basobasri.wordpress.com/1872/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/basobasri.wordpress.com/1872/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/basobasri.wordpress.com/1872/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/basobasri.wordpress.com/1872/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/basobasri.wordpress.com/1872/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/basobasri.wordpress.com/1872/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/basobasri.wordpress.com/1872/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/basobasri.wordpress.com/1872/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/basobasri.wordpress.com/1872/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/basobasri.wordpress.com/1872/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/basobasri.wordpress.com/1872/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/basobasri.wordpress.com/1872/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/basobasri.wordpress.com/1872/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/basobasri.wordpress.com/1872/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=basobasri.wordpress.com&amp;blog=6477077&amp;post=1872&amp;subd=basobasri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://basobasri.wordpress.com/2011/01/14/daftar-trayek-bus-jakarta-yang-akan-dihapus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1c6b7f1f976b67325322f2d132b3d08a?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">basobasri</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/01/daftar-trayek-bus-jakarta-yang-akan-dihapus.gif" medium="image">
			<media:title type="html">DAFTAR TRAYEK BUS JAKARTA YANG AKAN DIHAPUS</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>BEBERAPA PENYEBAB KOMPUTER SERING RESTART SENDIRI</title>
		<link>http://basobasri.wordpress.com/2011/01/10/beberapa-penyebab-komputer-sering-restart-sendiri/</link>
		<comments>http://basobasri.wordpress.com/2011/01/10/beberapa-penyebab-komputer-sering-restart-sendiri/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 Jan 2011 09:19:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Baso Basri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Baso Basri]]></category>
		<category><![CDATA[Berbagi Ilmu]]></category>
		<category><![CDATA[Data]]></category>
		<category><![CDATA[Dekstop]]></category>
		<category><![CDATA[Diary Ku]]></category>
		<category><![CDATA[DOWNLOAD]]></category>
		<category><![CDATA[Hardisk]]></category>
		<category><![CDATA[Komponen]]></category>
		<category><![CDATA[Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Notebook]]></category>
		<category><![CDATA[Restart]]></category>
		<category><![CDATA[Sharing]]></category>
		<category><![CDATA[Tips - Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Virus]]></category>
		<category><![CDATA[Blogger]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://basobasri.wordpress.com/?p=1865</guid>
		<description><![CDATA[Dari pengalaman yang sering terjadi banyak yang bertanya kenapa komputer saya sering restart sendiri. Pada artikel ini akan dijelaskan beberapa penyebab komputer sering restart sendiri antaralain : 1. CPU (Processor) mengalami panas yang melebihi Standard Jika CPU Anda berjalan melebihi suhu 60 derajat (C), Komputer Anda mungkin berisiko rusak pembakaran keluar. Beberapa sistem akan dimatikan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=basobasri.wordpress.com&amp;blog=6477077&amp;post=1865&amp;subd=basobasri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div style="border:2px solid #f3300f;text-align:justify;padding:5px;">
<p><strong><a href="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/01/beberapa-penyebab-komputer-sering-restart-sendiri.jpg"><span style="color:#000000;"><img class="alignleft size-full wp-image-1866" title="BEBERAPA PENYEBAB KOMPUTER SERING RESTART SENDIRI" src="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/01/beberapa-penyebab-komputer-sering-restart-sendiri.jpg?w=425" alt=""   /></span></a><span style="color:#000000;">Dari pengalaman yang sering terjadi banyak yang bertanya kenapa komputer saya sering restart sendiri. Pada artikel ini akan dijelaskan beberapa penyebab komputer sering restart sendiri antaralain :</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#ff0000;">1. CPU (Processor) mengalami panas yang melebihi Standard</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;">Jika CPU Anda berjalan melebihi suhu 60 derajat (C), Komputer Anda mungkin berisiko rusak pembakaran keluar. Beberapa sistem akan dimatikan secara otomatis saat suhu mencapai tingkat yang tidak aman.</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;">Beberapa penyebab Processor mengalami panas :</span></strong></p>
<ul>
<li><strong><span style="color:#000000;">Bertumpuknya debu di headsing pendingi, akan membatasi aliran udara dan mencegah pendinginan.</span></strong></li>
<li><strong><span style="color:#000000;">Pemakaian komputer dalam waktu yang sangat lama.</span></strong></li>
<li><strong><span style="color:#000000;">Panas processor juga dapat terjadi karena penggunaan software seperti Itunes, RealPlayer, Windows Media player, Game 3d, Aplikasi disain Grafis, Video Editing dll yang memerlukan banyak daya untuk proses dekompresi dan decode file musik, video dan gambar, yang dapat menyebabkan processor atau hard drive cepat panas.</span></strong></li>
<li><strong><span style="color:#000000;">Tata letak komputer yang terlalu dekat ke tembok, sehingga tidak ada celah udara, juga penempatan yang secara langsung terkena sinar matahari.</span></strong></li>
<li><strong><span style="color:#000000;">Ruang yang sempit dan banyak dikunjungi oleh orang, sepertihalnya warnet, sehingga menimbulkan udara yang sesak akan membuat komputer cepat panas</span></strong></li>
<li><strong><span style="color:#000000;">Menggunakan aplikasi yang berlebihan, bila anda membuka aplikasi  sekaligus seperti mp3, browse internet, office, dan yahoo masangger serta yang lainnya, cendrung membuat komputer anda cepat panas, karena processor akan bekerja keras untuk melaksanakan perintah membuka program dan menjalankan aplikasi tersebut.</span></strong></li>
<li><strong><span style="color:#000000;">Menginstall dan menggunakan software yang melebihi spesifikasi processor, akan menyebabkan processor cepat panas, untuk mengatasi hal ini baca spesifikasi program yang akan anda install, minimal spek software yang anda install kedalam komputer harus dibawah spesifikasi komputer anda.</span></strong></li>
</ul>
<p><strong><span style="color:#ff0000;">2. Masalah di Memory</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;">Jia permasalahannya bukan karena permasalahan panasnya processor, penyebab lain yang paling mungkin adalah memori yang buruk. Processor akan mencoba untuk mengakses tempat yang buruk dalam memori sistem anda (RAM) dapat menyebabkan komputer panik dan restart. Cara terbaik untuk mengatasi ini buka casing CPU, mencabut dan mengganti sebuah RAM stick dan kita dapat apakah dengan dicabutnya satu ram atau dengan mengganti Ram komputer tidak restart lagi. Jika tidak restart lagi berarti masalah sudah teratasi.</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#ff0000;">3. Komputer Sering Restart pada saat Mendownload</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;">Kadang permasalahan komputer sering restart pada saat anda mendownload, bila anda menggunakan brows firefox dan accelerator Download manager hal ini bisa menyebabkan masalah. Periksa semua pengaturan dalam download manager dan tweak jika perlu. Atau menyingkirkan download manager dan lihat apakah masalahnya masih tetap.</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#ff0000;">4. Masalah karena Virus</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;">Virus juga dapat menjadi penyebab komputer sering restart sendiri, karena virus akan menyerang file system sehingga system tidak bisa berjalan dengan normal dan berat, yang akan membuat system akan restart, atau virus menginfeksi file system sehingga komputer tidak dapat menjalankan system dengan normal dan mengakibatkan setiap kali komputer anda digunakan akan restart. Cara menyelesaikan masalah ini, scan komputer anda dengan antivirus yang terbaru dan selalu update.</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#ff0000;">5. Distribusi Daya Listrik</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;">Kegagalan pasokan listrik di bawah standart yang seharusnya juga dapat menyebabkan komputer Anda me-restart pada waktu yang tidak menentu. Switching power supply sudah tidak normal bekerja. Untuk mengatasi masalah ini, matikan komputer, buka power supply, lepaskan kabel catu daya ke motherboard. coba dengan menggunakan power supply yang baru.</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#ff0000;">6. Komponen Motherboard melemah</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;">Kapasitor yang buruk atau melemah pada motherboard juga dapat menyebabkan komputer reboot. Bila anda mahir menggunakan solder dan memeriksa kapasitor yang melemah, anda dapat melakukan penggantian untuk perbaikan kapasitor yang lemah. Tapi bila anda tidak mahir dalam menggunakan solder dan mencari kapasitor yang lemah, lebih baik serahkan kepada tenaga service atau mengganti motherboard dengan yang baru.</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#ff0000;">7. Hardisk yang Rusak</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;">Hardisk adalah tempat penyimpanan system file dan data, dimana sistem windows dan file program disimpan di dalam hardisk, bila sebuah hardisk terutama pada partisi boot mengalami bed sector, dan di dalam bad sector tersebut terdapat file system, maka ini dapat mengakibatkan system tidak dapat membaca data, dan system akan restart. Untuk mengatasi hal ini ada beberapa cara :</span></strong></p>
<ul>
<li><strong><span style="color:#000000;">Gunakan aplikasi recovery system untuk memperbaiki Bad sector</span></strong></li>
<li><strong><span style="color:#000000;">Membuat partisi baru dengan software seperti easus atau menginstall ulang windows dan memecah hardisk menjadi beberapa, dengan cara membuat sebuah partisi dimana di sebuah partisi tersebut tempat bad sector, dan partisi tersebut tidak perlu di cereate atau diformat, serta menginstall sistem di partisi yang masih bagus sectornya.</span></strong></li>
<li><strong><span style="color:#000000;">Mengganti hardisk</span></strong></li>
</ul>
<p><strong><span style="color:#ff0000;">8. Driver yang tidak sesuai</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;">Kadang karena kita tidak menemukan driver, atau CD Driver kita hilang, kita mendownloadnya di website, dan bila anda mendownloadnya di hosting yang bukan distributor hardware tersebut, dan menginstallnya di komputer, ini dapat menjadi masalah, karena kemungkinan driver yang anda download tersebut tidak lengkap, atau driver tersebut telah disisipi oleh virus, atau program lain, sehingga tidak sesuai dengan peralatan yang terpasang di komputer anda. Cara pencegahannya, uninstall driver tersebut, kemudian download dreiver dari distributer perangkat komputer sehingga terjamin keasliannya.</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#ff0000;">9. Konfolik Software</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;">Komputer juga bisa Restart sendiri bila terjadi konflik antara program yang diinstall dengan sistem driver komponen peralatan, biasanya ini terjadi pada software Editing video, Editing Audio dan software Game, dimana terjadi konflik antara sistem dari software dengan Driver peralatan seperti VGA dan sound card. Dimana untuk menjalankan software tersebut, komponen komputer tidak kompatible sehingga terjadi konflik dan komputer akan restart sendiri.</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;">Untuk mengatasi hal tersebut di sarankan mengupdate driver komponen atau mengganti komponen dengan yang kompatible dengan software yang diinstall. Sebelum menginstall software, terlebih dahulu harus di baca spesifikasi software tersebut, apakah kompatible dengan komponen komputer.</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;">Catatan : Ada pengaturan yang terdapat di Windows XP yang dapat memberitahu Anda penyebab komputer me-restart saat terjadi kesalahan sistem. Jika Anda menonaktifkan pilihan itu, Anda dapat mengatasi masalah reboot otomatis.</span></strong></p>
<ul>
<li><strong><span style="color:#000000;">Klik Start, lalu buka Control Panel</span></strong></li>
<li><strong><span style="color:#000000;">Klik Kinerja dan Pemeliharaan</span></strong></li>
<li><strong><span style="color:#000000;">Sistem Klik</span></strong></li>
<li><strong><span style="color:#000000;">Klik pada Tab Advanced</span></strong></li>
<li><strong><span style="color:#000000;">Klik Settings pada bagian  Startup and Recovery</span></strong></li>
<li><strong><span style="color:#000000;">Hapus centang Automatically Restart di bagian System failure</span></strong></li>
</ul>
<p><strong><span style="color:#000000;">Catatan ; cara ini dapat mencegah sistem untuk restart, tetapi bisa juga untuk mengatasi masalah. Sebagai alternatif untuk mengukur ini, coba ingat apa yang anda lakukan baru-baru ini pada sistem anda. Jika Anda telah menginstal perangkat keras atau perangkat lunak baru, dan bila anda menghapusnya restart terus berlanjut. atau dengan men-download perangkat lunak driver terbaru dari situs web produsen akan memperbaiki masalah inkompatibilitas perangkat keras yang menyebabkan restart.</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#000000;">Sumber : Dunia Komputer</span></strong></p>
<p><span style="color:#000000;"><strong>Demikian <del><em>BEBERAPA PENYEBAB KOMPUTER SERING RESTART SENDIRI</em></del>. Jika Ada pertanyaan, saran atau tambahan dari teman-teman, silahkan poskan dikolom komentar. Bisa juga melalui <a href="http://www.facebook.com/home.php?#!/pages/Sahabat-Bhasoe/105133526195908" target="_blank">Facebook TKJ Sahabat Bhasoe</a>&#8230;.Semoga Bermanfaat&#8230;</strong></span></p>
</div>
<br />Filed under: <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/artikel/'>Artikel</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/baso-basri/'>Baso Basri</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/berbagi-ilmu/'>Berbagi Ilmu</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/data/'>Data</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/dekstop/'>Dekstop</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/diary-ku/'>Diary Ku</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/download/'>DOWNLOAD</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/hardisk/'>Hardisk</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/komponen/'>Komponen</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/komputer/'>Komputer</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/notebook/'>Notebook</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/restart/'>Restart</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/sharing/'>Sharing</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/tips-tips/'>Tips - Tips</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/virus/'>Virus</a> Tagged: <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/artikel/'>Artikel</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/baso-basri/'>Baso Basri</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/berbagi-ilmu/'>Berbagi Ilmu</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/blogger/'>Blogger</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/data/'>Data</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/dekstop/'>Dekstop</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/diary-ku/'>Diary Ku</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/download/'>DOWNLOAD</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/hardisk/'>Hardisk</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/komponen/'>Komponen</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/komputer/'>Komputer</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/notebook/'>Notebook</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/restart/'>Restart</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/sharing/'>Sharing</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/tips/'>Tips</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/virus/'>Virus</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/basobasri.wordpress.com/1865/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/basobasri.wordpress.com/1865/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/basobasri.wordpress.com/1865/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/basobasri.wordpress.com/1865/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/basobasri.wordpress.com/1865/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/basobasri.wordpress.com/1865/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/basobasri.wordpress.com/1865/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/basobasri.wordpress.com/1865/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/basobasri.wordpress.com/1865/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/basobasri.wordpress.com/1865/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/basobasri.wordpress.com/1865/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/basobasri.wordpress.com/1865/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/basobasri.wordpress.com/1865/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/basobasri.wordpress.com/1865/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=basobasri.wordpress.com&amp;blog=6477077&amp;post=1865&amp;subd=basobasri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://basobasri.wordpress.com/2011/01/10/beberapa-penyebab-komputer-sering-restart-sendiri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1c6b7f1f976b67325322f2d132b3d08a?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">basobasri</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/01/beberapa-penyebab-komputer-sering-restart-sendiri.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">BEBERAPA PENYEBAB KOMPUTER SERING RESTART SENDIRI</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mark Zuckerberg : FACEBOOK AKAN DITUTUP BULAN MARET 2011</title>
		<link>http://basobasri.wordpress.com/2011/01/10/mark-zuckerberg-facebook-akan-ditutup-bulan-maret-2011/</link>
		<comments>http://basobasri.wordpress.com/2011/01/10/mark-zuckerberg-facebook-akan-ditutup-bulan-maret-2011/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 Jan 2011 08:53:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Baso Basri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Baso Basri]]></category>
		<category><![CDATA[Blogger]]></category>
		<category><![CDATA[Campuran]]></category>
		<category><![CDATA[Facebook]]></category>
		<category><![CDATA[Pengetahuan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://basobasri.wordpress.com/?p=1857</guid>
		<description><![CDATA[Mark Zuckerberg mengumumkan bahwa Facebook akan ditutup pada bulan Maret. Ia mengaku menangani situs ini sangat membuat stres. Mark Zuckerberg “Facebook has gotten out of control, and the stress of managing this company has ruined my life. I need to put an end to all the madness.” &#8220;Facebook sudah diluar kontrol,&#8221; kata Zuckerberg dalam sebuah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=basobasri.wordpress.com&amp;blog=6477077&amp;post=1857&amp;subd=basobasri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div style="border:2px solid #0000ff;text-align:justify;padding:5px;">
<p><a href="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/01/mark-zuckerberg-facebook-akan-ditutup-bulan-maret-2011.jpg"><span style="color:#000000;"><img class="alignleft size-medium wp-image-1859" title="Mark Zuckerberg  FACEBOOK AKAN DITUTUP BULAN MARET 2011" src="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/01/mark-zuckerberg-facebook-akan-ditutup-bulan-maret-2011.jpg?w=176&#038;h=234" alt="" width="176" height="234" /></span></a><strong><span style="color:#000000;">Mark Zuckerberg mengumumkan bahwa Facebook akan ditutup pada bulan Maret. Ia mengaku menangani situs ini sangat membuat stres. Mark Zuckerberg <em>“Facebook has gotten out of control, and the stress of managing this company has ruined my life. I need to put an end to all the madness.”</em></span></strong></p>
<div><strong><span style="color:#000000;">&#8220;Facebook sudah diluar kontrol,&#8221; kata Zuckerberg dalam sebuah press conference diluar kantornya di Palo Alto, &#8220;dan stres karena me-manage perusahaan ini sudah mengacaukan hidupku. Aku harus mengakhiri semua kegilaan ini.&#8221;</span></strong></div>
<div><strong><span style="color:#000000;">Zuckerberg menjelaskan bahwa mulai 15 Maret, para pengguna tidak akan bisa lagi mengakses akun Facebook mereka.</span></strong></div>
<div><strong><span style="color:#000000;">&#8220;Setelah 15 Maret seluruh website itu akan ditutup,&#8221; kata Avrat Humarthi, Wakil Presiden dari Technical Affairs di Facebook. &#8220;Jadi kalau kamu ingin melihat foto-fotomu lagi, aku menyarankan untuk mengambilnya dari Internet. Kamu tidak akan bisa mendapatkannya lagi begitu Facebook tutup.&#8221;</span></strong></div>
<div><strong><span style="color:#000000;">Zuckerberg mengatakan bahwa keputusannya ini memang sulit, tapi menurutnya orang tidak akan kesal.</span></strong></div>
<div><strong><span style="color:#000000;">&#8220;Secara pribadi aku tidak berpikir ini masalah besar,&#8221; katanya dalam sebuah interview lewat telepon. &#8220;Dan kalau boleh jujur, menurutku ini untuk sesuatu yang lebih baik. Tanpa Facebook, orang akan pergi keluar lagi dan berteman dengan orang-orang nyata. Itu selalu merupakan hal yang baik.&#8221;</span></strong></div>
<div><strong><span style="color:#000000;">Beberapa pengguna Facebook marah mendengar berita mengejutkan ini.</span></strong></div>
<div><strong><span style="color:#000000;">&#8220;Apa yang akan kulakukan tanpa Facebook?&#8221; kata Denise Bradshaw, seorang pelajar sekolah menengah dari Indiana. &#8220;Hidupku ada disana. Aku ada di Facebook setidaknya 10 jam sehari. Sekarang apa yang akan aku lakukan dengan semua waktu luang itu?&#8221;</span></strong></div>
<div><strong><span style="color:#000000;">Di lain pihak, para orangtua di seluruh dunia merasakan kelegaan.</span></strong></div>
<div><strong><span style="color:#000000;">&#8220;Saya lega mimpi buruk Facebook ini sudah berakhir,&#8221; kata Jon Guttari, seorang single parent dari Detroit. &#8220;Sekarang wajah anak remaja putri saya tidak akan menempel di layar komputer sepanjang hari. Mungkin saya bahkan bisa bercakap-cakap dengannya.&#8221;</span></strong></div>
<div><strong><span style="color:#000000;">Pihak finansial mengkritik Zuckerberg karena meninggalkan franchise multimilyar dolar itu. Facebook saat ini diposisikan sebagai salah satu bisnis terkaya di dunia, dengan perkiraan para ekonom nilainya sekitar 7.9 milyar dolar.</span></strong></div>
<div><strong><span style="color:#000000;">Tapi Zuckerberg tidak bergeming. Dia mengatakan dia akan bertahan pada keputusannya untuk menyudahi Facebook. &#8220;Aku tidak peduli dengan uangnya,&#8221; kata Zuckerberg. &#8220;Aku hanya ingin kehidupan lamaku kembali.&#8221;</span></strong></div>
<div><strong><span style="color:#000000;">Facebook Corporation menyarankan para pengguna menghilangkan semua informasi pribadi mereka dari website sebelum 15 Maret. Setelah tanggal itu, semua foto, catatan, link, dan video akan dihapus secara permanen.</span></strong></div>
<div><strong><span style="color:#000000;">Berita ini menjadi hot trends di google, dan apakah berita penutupan facebook ini hanya sebuah rumor? KIta lihat di bulan maret nanti <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </span></strong></div>
</div>
<br />Filed under: <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/artikel/'>Artikel</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/baso-basri/'>Baso Basri</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/blogger/'>Blogger</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/campuran/'>Campuran</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/facebook/'>Facebook</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/category/pengetahuan/'>Pengetahuan</a> Tagged: <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/artikel/'>Artikel</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/baso-basri/'>Baso Basri</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/blogger/'>Blogger</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/campuran/'>Campuran</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/facebook/'>Facebook</a>, <a href='http://basobasri.wordpress.com/tag/pengetahuan/'>Pengetahuan</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/basobasri.wordpress.com/1857/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/basobasri.wordpress.com/1857/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/basobasri.wordpress.com/1857/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/basobasri.wordpress.com/1857/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/basobasri.wordpress.com/1857/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/basobasri.wordpress.com/1857/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/basobasri.wordpress.com/1857/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/basobasri.wordpress.com/1857/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/basobasri.wordpress.com/1857/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/basobasri.wordpress.com/1857/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/basobasri.wordpress.com/1857/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/basobasri.wordpress.com/1857/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/basobasri.wordpress.com/1857/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/basobasri.wordpress.com/1857/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=basobasri.wordpress.com&amp;blog=6477077&amp;post=1857&amp;subd=basobasri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://basobasri.wordpress.com/2011/01/10/mark-zuckerberg-facebook-akan-ditutup-bulan-maret-2011/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1c6b7f1f976b67325322f2d132b3d08a?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">basobasri</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://basobasri.files.wordpress.com/2011/01/mark-zuckerberg-facebook-akan-ditutup-bulan-maret-2011.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">Mark Zuckerberg  FACEBOOK AKAN DITUTUP BULAN MARET 2011</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
